Hari Bumi dan Langkah Nyata Kita

by -2 views

Oleh : Jamilah Rachmaningsin*

Sebagai manusia, kita ditakdirkan Tuhan Yang Maha Esa sebagai penghuni planet biru ini, planet bumi. Planet yang didesain sedemikian rupa oleh Sang Maha Pencipta agar menjadi tempat tinggal yang sangat layak bagi kehidupan. Selain dapat mengolah dan menikmati semua fasilitas yang menunjang kehidupan—seperti oksigen, air bersih, sinar matahari, dan sumber daya alam lainnya—manusia juga diberi amanah untuk menjaga kelestarian bumi ini.
Namun seiring perkembangan zaman dan tuntutan kebutuhan, sebagian manusia cenderung mengeksploitasi bumi secara berlebihan. Banyak sungai yang tidak lagi mengalirkan air jernih, tergantikan oleh warna cokelat atau kehitaman akibat limbah industri yang dibuang ke sungai tanpa diproses terlebih dahulu. Setiap tahunnya, presentase luas hutan yang ada di bumi ini berkurang secara drastis. Entah itu karena pembalakan liar yang terjadi secara besar-besaran dan tanpa upaya reboisasi, atau karena pengalihan fungsi hutan untuk perkebunan, pertambangan, bahkan untuk permukiman penduduk. Pemanasan global, krisis energi, dan berbagai pencemaran serta kerusakan lingkungan juga menjadi ancaman bagi kelestarian bumi.
Tanggal 22 April 1970, sekitar 20 juta warga Amerika Serikat melakukan demontrasi di jalan-jalan sebagai aksi protes terhadap kerusakan lingkungan. Kerusakan lingkungan yang terjadi di Amerika Serikat pada saat itu di antaranya adalah limbah dan polusi dari pabrik, penggunaan pestisida di bidang pertanian, hilangnya hutan belantara dan punahnya satwa liar. Hal lain yang melatarbelakangi demonstrasi tersebut yaitu terjadi tumpahan minyak yang mencemari perairan Santa Barbara di California, Amerika Serikat pada tahun 1969. Salah satu dampak dari aksi protes tersebut adalah pembentukan Environmental Protection Agency (EPA), lembaga yang menangani bidang lingkungan diantaranya berkaitan dengan udara bersih, air bersih dan perlindungan satwa langka.
Peristiwa tersebut melahirkan sebuah gagasan sekaligus gerakan penyadaran terhadap upaya pelestarian bumi, maka ditetapkanlah tanggal 22 April sebagai hari bumi. Setiap pergantian dekade, hari bumi mengusung sebuah tema mengenai upaya pelestarian bumi. Tahun 1990, tema yang diusung adalah dorongan gerakan daur ulang. Isu tentang pemanasan global dan energi ramah lingkungan merupakan tema yang diusung pada tahun 2000. Sedangkan pada tahun 2010 tema utama yang diusung adalah penanaman pohon, dengan target sebanyak 7,8 miliar pohon ditanam selama satu dasawarsa ini.
Ada tiga alasan utama mengapa penanaman pohon menjadi tema utama dalam gerakan hari bumi dasawarsa ini. Pertama, pohon membantu memerangi perubahan iklim. Pohon dapat menyerap gas karbondioksida (CO2) serta gas berbahaya lainnya yang berlebihan di atmosfer bumi.  Kedua, pohon menghasilkan udara bersih. Pohon menyerap bau dan gas polutan (seperti nitrogen oksida, amonia, dan sulfur oksida) serta sebagai penyaring udara. Dan alasan ketiga adalah pohon dapat membantu masyarakat, artinya pohon dapat menjadi peluang ekonomi dan juga menjadi daya dukung lingkungan dalam jangka panjang. Dengan menanam pohon, masyarakat dapat memanfaatkan sebagai sumber pangan dan bahan energi alternatif (dengan memanfaatkan sampah daun serta sisa tanaman sebagai kompos dan bahan baku bioetanol).
Upaya penyelamatan bumi dari berbagai ancaman kerusakan bukan hanya dilakukan secara momentum pada saat peringatan hari bumi setiap tanggal 22 April. Pada hakikatnya Hari Bumi adalah setiap hari, earth day is every day. Maka, dengan demikian kontribusi kita terhadap tempat tinggal bersama ini—bumi—dapat menjadi aksi nyata setiap saat dan dimanapun berada. Berbagai langkah kecil yang bisa kita mulai dari diri sendiri untuk menjaga dan melestarikan bumi ini diantaranya dengan cara membuang sampah pada tempatnya, melakukan hemat energi (air, listrik, BBM, dsb), serta menanam dan merawat pohon.
Bagi kalian yang sering berselancar di internet dan hobi menambah wawasan pengetahuan, terutama berkaitan dengan pelestarian lingkungan. Berikut ini beberapa situs yang bisa kalian kunjungi yaitu: www.menlh.go.id, www.walhi.or.id, www.mongabay.co.id, www.beritalingkungan.com, www.nationalgeographic.co.id, dan www.wwwf.or.id. Terima kasih dan semoga bermanfaat. Selamatkan bumi sekarang, tugas kita bersama. Mulai dari hal kecil dan sederhana, serta dimulai dari diri sendiri mulai saat ini. Karena bumi adalah tempat tinggal kita bersama, dan Tuhan Maha Pencipta memerintahkan kita untuk mengelola serta melestarikannya.
*) Guru SMA Negeri 1 Manggar