Hari Ini Penentuan, Dugaan Money Politik

by -
Heikal Fackar Ketua Panwaslu Kabupaten Belitung
Heikal Fackar
//Panwaslu Sudah Buat Kajian Hukum
//Bisa Lanjut ke Penyidikan atau Tidak
      TANJUNGPANDAN – Panwaslu Kabupaten Belitung akan menyampaikan hasil penyelidikan kasus dugaan money politik yang dilakukan terlapor salah satu pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Belitung 2018.
Rencananya, hasil penyelidikan akan disampaikan dalam gelar perkara sekaligus rapat pleno yang dilaksanakan di Kantor Panwaslu Kabupaten Belitung, Jalan Gatot Subroto Tanjungpandan, pada Sabtu (7/7) hari ini.
      Sebelumnya, Panwaslu melalui tim Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) Kabupaten Belitung telah menerima laporan dari salah satu peserta kandidat pemilihan kepada daerah (Pilkada) Belitung, beberapa waktu lalu.
      Setelah mendapat laporan tersebut, Tim Sentra Gakkumdu yang terdiri dari Polres Belitung, Kejaksaan Negeri (Kejari) Belitung dan Panwaslu, memeriksa saksi-saksi pelapor dan terlapor. Termasuk dari pihak pelapor, terlapor dan saksi ahli.
      “Ada sekitar 10 orang saksi yang sudah kita panggil dan kita mintai keterangan. Baik itu saksi terlapor, pelapor dan satu orang saksi ahli dari KPU,” ungkap Ketua Panwaslu Belitung Heikal Fackar kepada Belitong Ekspres saat ditemui di kantornya Jumat (6/7) kemarin.
      Heikal menjelaskan, pihaknya sudah membuat kajian hukum terhadap kasus dugaan money politik tersebut. Selanjutnya, Sentra Gakkumdu akan melakukan rapat pembahasan kedua. Di dalam rapat pembahasan ini bakal ditentukan apakah laporan akan ditingkatkan ke penyidikan atau tidak.
      “Kemarin pihak terlapor sudah kita panggil ke Panwaslu dan mintai keterangan. Dan, pihak terlapor sudah memberikan jawabannya secara detail,” terang Heikal.
      Heikal kembali mengatakan, rapat pembahasan kedua akan dilaksanakan pada Sabtu (7/7). Mengingat waktu yang tentukan tidak cukup lama yaitu 3 hari + 2 hari, maka akan ditentukan apakah statusnya naik penyidikan atau tidak.
      “Besok (hari ini,red) kajian hukum kami akan membeberkan ke anggota Gakkumdu, termasuk juga penyampaian dari penyidik dan kejaksaan. Penentuannya akan diketahui besok (hari ini) apakah statusnya naik menjadi penyidikan atau tidak,” jelas Heikal.
      Heikal menambahkan, kalau statusnya naik ke tingkat penyidikan, maka pihak Polres Belitung yang akan melanjutkan proses hukumnya. Polres Belitung memiliki waktu selama 14 hari kerja untuk melakukan penyidikan.
      “Saat ini penyelidikan masih di Panwas dan copnya masih Bawaslu. Kalau seandainya sudah di penyidik copnya sudah pro justitia. Besok (hari ini) kalau sudah selesai dan diplenokan, maka nanti akan kita sampaikan hasilnya,” pungkas Heikal. (rez/kin)