Hari Ini, Vonis KPK Gadungan

by -

TANJUNUGPANDAN-Hari ini, Rabu (11/2) sidang kasus penipuan dan pemerasan berkedok KPK Gadungan dijadwalkan akan digelar dengan agenda penjatuhan vonis terhadap kedua terdakwa, Fachrudin Victori alias Atup dan Nurhalal alias Andi. Sidang yang akan diadakan di Pengadilan negeri Tanjungpandan itu diperkirakan berlangsung cukup hangat. Aparat dari Polres pun akan disiagakan lebh daripada sidang-sidang sebelumnya.
Seperti diketahuai, Kejaksaan Negeri Tanjungpandan tetap pada pendirian menuntut kedua terdakwa atas dasar pasal 368 Junto 55 dan Pasal 378 dengan hukuman tujuh tahun penjara. Kejari Tanjungpandan Nova Elida Saragih melalui Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ricky SH mengatakan, pihak kejaksaan sudah menjawab pledoi terdakwa. Menurut Ricky, alasan semua sudah dipertimbangkan, dan Kejaksaan tetap pada pendiriannya.
“Besok (hari ini,red), Majelis Hakim Pengadilan Negeri Tanjungpandan akan memutuskan berapa tahun mereka akan menjatuhkan hukuman terhadap kedua terdakwa,” ujar JPU Ricky kepada Belitong Ekspres, Selasa (10/2) kemarin.
Sementara informasi yang beredar, jika kedua terdakwa diputus dengan hukuman duapertiga dari tuntutan, bisa saja Kejaksaan akan banding.
Sementara itu, Humas Pengadilan Negeri Tanjungpandan Andre Natanael Partogi SH mengatakan, dirinya bersama Ketua Hakim Ranald Salnovari dan Hakim Anggota Ferdinaldo sudah memusyarawahkan tentang masalah vonis tersebut.
Mengenai rencana mengajukan banding jika terdakwa dituntut sepertiga dari tuntutan, Andre mengatakan, semua orang bisa mengeluarkan pendapat apa yang mereka sampaikan. “Jika mau banding, itu hak mereka. Yang pasti kami akan profesional mengenai vonis tersebut,” pungkasnya.
Terpisah, Kasat Sabhara Polres Belitung  AKP Mardo seizin Kapolres Belitung AKBP Candra Sukma Kumara mengatakan, pihaknya akan memberikan pengamanan ekstra dalam sidang besok (hari ini,red).

“Saya baru tahu dari wartawan akan adanya potensi ricuh dalam persidangan besok. Biasanya kami hanya menurunkan dua personil dari Sabhara. Berhubung besok ada potensi ricuh, maka kami akan tambah empat anggota, yakni menjadi enam personil dalam pengamanan sidang putusan,’’ pungkasnya. (kin)