Hari ke 10, Korban Tertimbun Tanah Longsor Ditemukan

by -
Proses evakuasi korban tertimbun longsor di lokasi tambang Meranteh, Senin (5/8) siang kemarin.

belitongekspres.co.id, GANTUNG – Di hari ke 10 pencarian Sudiono, korban tertimbun tanah longsor di lokasi tambang Dusun Meranteh Desa Selinsing Kecamatan Gantung akhirnya membuahkan hasil, Senin (5/8) siang kemarin. Sudiono merupakan salah satu dari empat korban tertimbun longsor di lokasi tambang Meranteh, Sabtu (27/7) lalu.

Anggota TRC BPBD Kabupaten Beltim Surya Ningrat mengabarkan pukul 13.45 WIB, Tim Rescue berhasil menemukan mayat korban. “Tim melakukan evakuasi hingga pukul 14.40 WIB. Kemudian jasad korban dibawa ke RSUD Beltim,” terang Surya kepada Belitong Ekspres.

Sebelumnya Sabtu (27/7) lalu, sekira pukul 12.30 WIB, terjadi longsoran tanah di lokasi tambang kolong 1.5 Dusun Meranteh Desa Selinsing, Kecamatan Gantung. Saat kejadian, di TKP terdapat 7 orang sedang bekerja menggunakan satu unit excavator beserta operatornya dan beberapa pekerja lainnya.

“Tanpa diduga terjadi longsoran dan para pekerja berlarian menyelamatkan diri, namun 4 orang dari mereka tidak sempat menghindar dan akhirnya tertimbun longsoran,” terang Surya.

Alat berat jenis excavator terdekat mulai berdatangan dan melakukan pencarian. Pukul 14.30 WIB, dua korban ditemukan berdekatan pada hari pertama. Kemudian korban ketiga ditemukan di hari kedua. Lantas hari ke 10 temukanlah korban keempat.

Adapun korban yang meninggal dunia yakni, Darmadi (39) warga Jl. Dewi Sartika Dusun Jaya Desa Lenggang kecamatan Gantung, Abdul Rahman (46) juga warga Jl. Dewi Sartika Dusun Jaya Desa Lenggang, kecamatan gantung, Santo warga Dusun Gangse Desa Gantung Kecamatan Gantung, dan Sugiono warga Dusun Meranteh, Desa Selinsing, Kecamatan Gantung.

Pekerja yang selamat yakni Dody (operator excavator), Amri, Panji, Eri, Riki dan Khairul. Tim pencarian yang dilibatkan yakni Basarnas Pos Belitung, TRC BPBD kabupaten Beltim, TAGANA Beltim, TNI, Polsek Gantung, Pramuka peduli penanggulangan bencana, dan Masyarakat/rekan-rekan kerja korban. Pencarian dilakukan dengan mengerahkan 5 alat berat exavator dan 3 set mesin isap tanah. (dny)