Hewan Kurban Dipastikan Cukup

by -1 views

MANGGAR – Kebutuhan hewan ternak untuk Idul Adha di Kabupaten Belitung Timur (Beltim) dipastikan mencukupi. Sepekan menjelang hari raya kurban, pasokan ternak sapi mencapai 132 ekor dan kambing sebanyak 270 ekor.

“Untuk sapi, 90 ekor dikirim ke Tanjungpandan, sisanya 42 ekor di Manggar. Minggu depan informasinya akan masuk lagi, kapal untuk angkut sapi. Kalau kecukupan, Insya Allah cukup,” ungkap Kepala Bidang Peternakan, Dinas Pertanian dan Kehutanan (Distanhut) Kabupaten Beltim, Heru Indramarta kepada Belitong Ekspres Kamis (17/9) kemarin.

Disampaikan Heru, selain menerima kiriman hewan ternak untuk kurban, pedagang lokal juga terbantu stok ternak yang di kandang.

“Jadi, kami juga telah melakukan pengecekan ke sejumlah kandang. Beberapa pedagang besar memang memiliki kandang dan kalau cukup (stok, red) sih cukup,” sebut Heru.

Heru menjelaskan, stok sapi kandang merupakan persiapan pedagang khusus peserta arisan kurban. Hal ini untuk memastikan ketersediaan hewan kurban menjelang hari raya.

“Sebagian besar mereka sudah menyetok melalui arisan kurban. Pasti sapi sudah disiapkan. Jarang (arisan kurban) yang beli langsung, tapi banyak juga yang beli langsung dekat hari raya,” jelasnya.

Mengenai harga pasaran, Heru mengatakan pihaknya tidak ikut campur. Sepenuhnya diserahkan pada mekanisme pasar. Namun, pantauan mereka di lapangan, sapi kurban dipatok pada kisaran harga Rp. 16 juta hingga Rp. 20 juta perekor. Sedangkan untuk hewan kambing dihargai Rp. 2,5 juta sampai Rp. 3juta perekor.

“Kita hanya memantau kesehatan hewan ternak mereka, sapi masuk atau tidak, kelayakan potong, umur ternak, fisik hewan. Kalau cacat kita sarankan untuk tidak dijual sebagai hewan kurban. Kalau dipotong untuk jualan di pasar, silahkan,” sebutnya.

Sementara itu, salah seorang pedagang kambing di Kecamatan Gantung mengaku stok kambing masih cukup banyak. Dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, pembeli langsung maupun pemesanan mengalami penurunan. Namun, pedagang belum berani menurunkan harga mengingat harga beli pedagang juga relatif mahal.

“Mudah-mudahan, dekat lebaran banyak pembeli. Kalau masalah harga, itu sudah standarnya begitu karena ada ongkos angkut,” harapnya. (feb)