Hingga November 2020, Satpol PP Belitung Berhasil Amankan 8 Ton Arak

by -
Hingga November 2020, Satpol PP Belitung Berhasil Amankan 8 Ton Arak
Abdul Hadi didampingi Rully Hidayat menunjukkan hasil penertiban barang bukti Satpol PP Belitung hingga November 2020

belitongekspres.co.id, TANJUNGPANDAN – Sepanjang tahun 2020 sampai bulan November ini, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Belitung berhasil mengamankan sebanyak 6.210 liter fermentasi arak dan 2.059 liter arak siap edar.

Tak hanya itu Penegak Perda Kabupaten Belitung tersebut juga berhasil mengamankan sebanyak 0,41 ton minuman tuak, 20,23 ons Kratom 1860 tablet Mexril, 607 sachet Komix, 20 kaleng lem Aibon dan 28,27 liter minuman beralkohol Bir.

Plt Kabid Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat Satpol PP Kabupaten Belitung Abdul Hadi menilai hasil tangkapan dan barang bukti yang dilakukan oleh Tim Patroli dan Penertiban Satpol PP pada tahun 2020 ini cukup memuaskan.

“Hasil tangkapan dan barang bukti ini, merupakan bentuk komitmen kita dan kepedulian dari Bupati Belitung dalam memberantas peredaran minuman beralkohol di Kabupaten Belitung,” katanya kepada Belitong Ekspres, Rabu (2/12) kemarin.

Dikatakan Abdul Hadi, pabrik-pabrik pembuatan minuman keras merupakan fokus dari Tim Patroli dan Penertiban Satpol PP. Sebab, tanpa adanya pabrik pembuatan minuman haram tersebut tidak mungkin minum keras itu bisa diproduksi dan diedarkan.

“Sudah ada upaya tegas dari kita untuk memberikan shok terapi kepada pemilik pabrik minum keras tersebut dengan memberikan tindak pidana ringan (Tipiring). Pol PP tidak bisa berjalan sendiri untuk itu perlu didukung masyarakat dan Forkompinda untuk memberantas peredaran minuman haram tersebut hingga ke akar-akarnya,” tegasnya.

Ditambahkan dia, untuk kedepannya kegiatan penertiban ini akan terus dilaksanakan secara rutin. Bahkan Satpol PP sudah melakukan pemetaan terhadap lokasi-lokasi yang diduga menjadi tempat pembuatan dan penjualan minuman ilegal tersebut. “Kedepan kegiatan ini akan terus dilakukan guna menekan peredaran minol ilegal di wilayah Kabupaten Belitung,” tandasnya.

Sementara itu, Kasi Penertiban, Operasional dan Pengendalian Bidang Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat Satpol PP Kabupaten Belitung Rully Hidayat menambahkan, dari total 2.059 liter arak siap edar tersebut sudah dimusnahkan sekitar 1.600 liter berdasarkan putusan dari Pengadilan Negeri Tanjungpandan.

Dikatakan Rully, untuk barang hasil tangkapan dan barang bukti lainnya akan dimusnahkan pada akhirnya bulan Desember Tahun 2020 ini, termasuk temuan Kratom, Mexril, Komix, lem Aibon dan Bir.

“Berdasarkan putusan dari pengadilan, sebelumnya kita sudah melakukan pemusnahan barang bukti hasil tangkap tersebut sekitar 1.600 liter arak dan disaksikan langsung oleh Bupati Belitung beserta jajaran. Untuk barang bukti lainnya akan dilakukan pemusnahan pada akhir Bulan Desember ini,” tukasnya. (rez)