Honorer DPRD Positif Obat-obatan

by -

PANGKALPINANG – Puluhan anggota Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Pangkalpinang mendatangi kantor DPRD Kota Pangkalpinang pada Senin (9/11) kemarin. Kedatangan anggota BNNK tersebut guna melakukan test urine kepada seluruh pegawai DPRD baik yang PNS maupun para honorer dan juga seluruh anggota dewan.
Kepala Bidang (Kabid) Pemberantasan dan Penindakan BNN Kota Pangkalpinang Iwanto menjelaskan, kegiatan ini dalam rangka pembinaan dan pencegahan terhadap penyalahgunaan Narkotika dan kegiatan ini bekerja sama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Pangkalpinang karena anggarannya berasal dari Pemkot Pangkalpinang.
“Kita menggandeng Pemerintah Kota Pangkalpinang dalam hal ini Dinas Kesehatan karena anggarannya berasal dari Pemkot Pangkalpinang untuk melakukan pembinaan dan pencegahan terhadap pegawai yang ada di Kota Pangkalpinang,” katanya Senin (9/11) kemarin.
Lanjutnya, untuk di DPRD Kota Pangkalpinang BNNK melakukan test kepada 80 pegawai yang ada baik para PNS maupun Honorer, tetapi katanya lagi BNNK selang beberapa waktu kemarin telah menghabiskan 800 pack test peck.
“Berarti sudah ada 800 pegawai yang telah kami test urinenya beberapa waktu kemarin, dan untuk hasil test di DPRD ini internal pegawainya negatif narkoba tetapi ada satu pegawainya yang positif obat-obatan tapi kita belum tahu pasti obat apa yang telah dikonsumsi pegawai tersebut dan akan kami panggil ke kantor, akan kita periksa lebih lanjut obat apa yang diminumnya,” jelasnya.
Masih katanya, BNNK sendiri berharap dalam kegiatan ini karena pemerintah telah mengeluarkan anggaran yang begitu besar agar seluruh pegawai tidak mengkonsumsi narkoba dalam rangka pelaksanaan kegiatan supaya seluruh pegawai melaksanakan tugas benar-benar konsentrasi sesuai dengan poksi dan fungsi para pegawai tersebut.
“Kalau para pegawai menggunakan narkoba sudah pasti mereka tidak akan pernah melaksanakan fungsi mereka sebagai PNS, jadi kami dari pihak BNN menghimbau kepada seluruh masyarakat terutama seluruh pegawai yang berada di lingkungan Pemkot agar tidak mengkonsumsi narkoba karena kami akan melakukan sidak dalam kurun waktu yang masih kami rahasiakan,” cetusnya.
Tips agar terhindar dari penyalahgunaan narkoba katanya, kalau bergaul itu harus hati-hati dalam mencari teman karena narkoba ini biasanya apabila salah dalam pergaulan dan selanjutnya jangan pernah pergi ke klub malam karena disana besar sekali resikonya terkena penyalahgunaan narkoba.
“Awasi keluarga kita agar tidak terperangkap dari obat maksiat tersebut, caranya ya gampang kita tingkatkan lagi ketakwaan kita dan tingkatkan lagi ibadah kita. Kalau waktu kita banyak terisi dengan kegiatan positif Insya Allah pasti kita terhindar dari penyalahgunaan narkoba tersebut,” ucapnya.
Sementara Sekretaris Komisi I Depati Amir Gandhi menambahkan, berarti dengan dilakukannya test urine di sekretariat DPRD Kota Pangkalpinang, BNN merespon cepat apa yang selama ini menjadi keinginan masyarakat. Selain akan menjaga “trust” instansi antar instansi kegiatan BNN akan memberi efek pencegahan dan semakin membuat aparatur berpikir dua kali untuk menyalahgunakan narkotika dan psikotropika.
“Selain itu secara pribadi kita puas dan bangga atas hasil test urine di lingkungan ASN sekretariat DPRD yang keseluruhannya terbukti nihil zat-zat narkoba. Untuk BNN agar dapat lebih mengoptimalkan test-test lain yang sejenis dalam upaya memerangi penyalahgunaan narkotika di Kota Pangkalpinang ini,” tukasnya. (tya)