Honorer K2 Belum Lulus, Masih Berpeluang Jadi CPNS

by -

MANGGAR – Pemerintah daerah Kabupaten Belitung Timur (Beltim) diminta untuk meneliti seluruh berkas tenaga honorer Kategori 2, yang tidak lulus tes CPNS beberapa waktu lalu. Pasalnya, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) bakal melaksanakan tes ulang pada September 2015.
Hal tersebut terungkap saat Komisi I DPRD Beltim bersama BKD Beltim melakukan konsultasi ke Kemenpan RB di Jakarta terkait nasib honorer K2 yang belum lulus, Kamis (23/4) lalu.
Melalui surat elektronik yang dikirimkan kepada wartawan, Wakil Ketua Komisi I DPRD Beltim, Dato’ Oman Anggari mengungkapkan, tenaga honorer K2 masih berpeluang untuk mengikuti tes ulang CPNS di Beltim.
“Tenaga honorer atau disebut K2 yang tidak lulus tes CPNS masih ada harapan untuk di tes ulang menjadi CPNS di Kabupaten Belitung Timur,” tulis Oman seperti dikutip harian ini, Jum’at (24/4) kemarin.
Oman menjelaskan, keistimewaan honorer K2 tidak serta merta lolos menjadi CPNS. Artinya, honorer K2 harus mempersiapkan diri sebaik mungkin, layaknya seleksi reguler.
“Walaupun mereka tenaga honorer atau K2 yang sudah mengabdi terhadap Pemerintah, tetap mengikuti seleksi tahapan melalui TES sistem CAT. Artinya, harus mempersiapkan diri dengan baik sehingga diharapkan lulus tes,” jelasnya.
Persiapan dimaksud, kata Oman, meliputi kemampuan operasional komputer, wawasan dan kelengkapan administrasi.  Termasuk mempersiapkan SK/pengalaman selama bekerja di instansi awal agar tidak terjadi kesalahan.
Menurut Oman, hasil konsultasi menunjukkan fakta bahwa di beberapa daerah, Nomor Induk Pegawai (NIP) tidak keluar karena administrasi yang diserahkan ke Kemenpan RB dan BKN masih belum lengkap.
“Saya selaku dewan, tidak menginginkan tiba-tiba ada tenaga honorer atau K2 di Beltim mengalami demikian. Untuk itu, tolong kepada Pemerintah daerah khususnya kepada BKD Beltim agar lebih teliti masalah administrasi. Kan kasihan mereka yang sudah honor beberapa tahun dan sudah mengabdi dibeltim,” pungkasnya. (feb)