Hudarni : Penting Ketahui 4 Pilar Kebangsaan

OYO 399 Kelayang Beach Hotel

TOBOALI – Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI dari Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Hudarni Rani menyempatkan hadir mengisi Sosialisasi 4 Pilar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara dengan empat pilar kebangsaan yaitu Pancasila, Undang-undang Dasar (UUD) 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Bhineka Tunggal Ika bersama pimpinan partai politik (parpol), kepala sekolah, pelajar serta masyarakat Bangka Selatan (Basel) di Gedung Nasional Toboali, Sabtu (14/2). Sosialisasi itu juga dihadiri Bupati Basel Jamro, Wakil Ketua DPRD Basel, Samsul Bahri dan mantan Bupati Basel Justiar Noer.
Dalam paparannya, Hudarni menyampaikan, bahwa Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) merupakan jelmaan penuh rakyat Indonesia yang memiliki tanggung jawab untuk mengukuhkan nilai-nilai fundamental kehidupan berbangsa dan bernegara sesuai dengan mandat konstitusional yang diembannya. Dalam hal ini, MPR melaksanakan tugas-tugas konstitusionalnya dengan menjunjung tinggi nilai-nilai luhur bangsa.
“Penting diketahui 4 pilar tersebut oleh rakyat karena semakin kuat pengetahuan dan kesadaran diri rakyat terhadap nilai-nilai tersebut perlahan NKRI akan menjadi negara yang kuat dengan bangsa yang besar. Maka dari itu MPR-RI melaksanakan Sosialisasi 4 Pilar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara di seluruh pelosok tanah air, termasuk di Basel,” jelasnya.
Ia menambahkan sosialisasi ini dianggap sangat penting, karena saat ini masih banyak penyelenggara negara dan kelompok masyarakat yang belum memahami dan mengerti tentang 4 Pilar tersebut. “MPR-RI sangat berharap sosialisasi ini dapat bermanfaat bagi bangsa dan negara, sesuai dengan tujuan bersama NKRI,” paparnya lagi.
Lebih lanjut sebagai wakil rakyat, Hudarni berjanji akan menampung aspirasi masyarakat, baik pembagunan moral dan sosial maupun pembangunan fisik terutama infrastruktur yang baik danberkelanjutan merupakan harapan masyarakat Babel dalam memacu mobilitas perekonomian yang maju. “Tugas kami menampung aspirasi masyarakat Babel untuk dibawa ke pusat. Kita berjuang untuk daerah ini walaupun memang tidak semua aspirasi terserap, akan tetapi tetap akan kita perjuangkan. Acara seperti ini bukan hanya sebagai seremonial saja tetapi perlu direalisasikan sebagai wujud demokrasi di Negara ini,” terangnya.(bim)

Baca Juga:  Biar Suami Bekerja Benar, Sekda Minta Istri ASN jangan Banyak Menuntut

Tags:
author

Author: