HUKUM Kapolres Diadukan ke Polda

by -

KETUA Macab Pemuda Panca Marga (PPM) Bangka Selatan (Basel), Erwandi dan aktifis nelayan Basel, Kodi Midahri bersama 3 orang rekan lainnya, Sabtu (20/2/2016) pagi secara resmi melaporkan Kapolres Basel, AKBP Satria Rizkiano SiK MSi ke Polda Bangka Belitung (Babel) terkait pengancaman. “Laporan kita sudah diterima,” kata Erwandi kepada Babel Pos, Sabtu (20/2/2016) siang, seraya menegaskan bahwa mereka juga akan menembuskan laporan terkait pengancaman tersebut ke Mabes Polri.
Sementara itu, Kapolres Basel, AKBP Satria Rizkiano SiK MSi saat dikonfirmasi Babel Pos terkait hal tersebut menyatakan tidak masalah. “Ya, tidak apa-apa dan haknya pelapor, terpenting media cetak sudah tahu sifat dan sikap ramah saya sehari-hari dan kebersamaan saya terhadap kesatuan maupun selalu membaur dengan masyarakat dan alim ulama,” ujarnya.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Babel,  AKBP Abdul Mun’in menjelaskan bahwa dirinya belum menerima laporan dari pihak Propam terkait kasus tersebut.  “Memang saya sudah mendengar informasi terkait kasus tersebut dari rekan rekan wartawan.  Namun saya belum dapat konfirmasi dari Propam, ” jelasnya.
Di sisi lain, Wiwid yang ditemui di Mapolda membenarkan laporan itu.  “Awalnya kami bersama kelompok nelayan menolak keberadaan TI Tower (TI-Apung) yang beroperasi di perairan Toboali Basel. Namun saya malah dituding Kapolres Basel sebagai provokator, saya pun merasa sangat kecewa dan tak terima, terlebih saya ditakut-takuti akan ditembak oleh Kapolres,” jelas Wiwid.
Ia pun menuturkan bahwa oknum Perwira Polisi yang dinilai melancarkan sikap premanisme tersebut dengan menebarkan ancaman dihadapan para pejabat pemerintah daerah dan warga setempat.  “Saya tembak kamu! Jangan tembak penambangnya, tapi tembak Qodi dan Wiwid,” ungkap Wiwid saat menceritakan kronologis kejadian yang dialaminya.
Sementara itu laporan dugaan pengancaman siap ditindaklanjuti Bidang Profesi dan Pengamanan (Bid-Propam) Polda Babel dengan melakukan konfirmasi kepada pejabat yang bersangkutan.  Apabila ternyata terbukti melanggar prosedur dan ketentuan tugas Kepolisian yang berlaku, Bid Propam siap menangani laporan.(tom/lay)