Hukuman Merokok Sengaja Dilakukan

OYO 399 Kelayang Beach Hotel

*Atas Kesepakatan Seluruh Guru, Untuk Beri Efek Jera

TANJUNGPANDAN- Guru Kelas Sekolah Dasar (SD) Negeri 27 Membalong angkat bicara terkait hukuman menghabiskan empat batang rokok yang diberikan kepada muridnya. Guru kelas yang akrab disapa ibu Mus, menegaskan sanksi kepada murid kelas 1 Ws, segaja dilakukan untuk memberi efek jera.
Sanksi bagi Ws yang ketahuan merokok di luar lingkungan sekolah tersebut, atas dasar kesepakatan seluruh guru-guru kelas di SDN 27 Membalong.
Murid yang berusia tujuh tahun itu oleh ibu Mus diberi hukuman berupa perintah menghisap dan menghabiskan empat batang rokok. Ws menghabiskan rokok ditonton sejumlah siswa-siswi lainnya di ruangan kelas.
“Kami (para guru SD 27 Membalong,red) memang sengaja memperlihatkan kepada murid-murid yang lain di Sekolah. Biar para murid yang lain bisa ambil contoh dan tidak melakukan kebiasaan tersebut,” tegas Ibu Mus kepada Belitong Ekspres Rabu (29/4) sore kemarin, saat dikonfirmasi via telepon.
Ibu Mus mengakui, jika dirinya sengaja memberi hukuman seperti itu kepada WS. Ia kembali menegaskan tujuannya, agar WS bisa jera. Sebab, seluruh guru-guru sudah pernah melakukan pemanggilan dan peringatan kepada WS termasuk kepada kedua orang tua WS di sekolah.

Baca Juga:  Membandel, Penambang Akhirnya Diringkus Polisi

“Kami panggil orang tuanya agar sering diawasi pergaulan WS dengan teman-temannya,” ungkapnya.

Ibu Mus tetap pada pendiriannya untuk memberikan model hukuman demikian. Alasannya, karena WS adalah merupakan seorang generasi anak bangsa yang memiliki masa depan yang panjang. Apalagi, dengan kondisi WS saat ini yang baru saja duduk di bangku kelas satu SD.

“Intinya, kami sebagai guru-gurunya tetap punya tanggung jawab besar. Mungkin, kalau selama ini, WS sudah tak sungkan lagi sama orang tuanya. Kami, berharap dengan gurunya dia bisa takut,” ucapnya.

Ditanya, mengenai hukuman yang dinilai oleh keluarga WS sebagai bentuk hukuman yang tidak mendidik, Ibu Mus menanggapinya dengan santai.”Kalau kami tidak memberikan dia hukuman seperti itu, dia (WS,red) tidak akan bakal jera,” tandasnya.
Diberitakan sebelumnya, hanya gara-gara ketahuan merokok di luar sekolah, seorang murid Sekolah Dasar (SD) Negeru 27 Membalong , mendapat hukuman tak wajar dari oknum guru, Senin (27/4) kemarin. Murid kelas 1 SD berinisial Ms (7), diduga dipaksa menghabiskan empat batang rokok di depan teman-teman sekelasnya.
Juriadi selaku paman dri Ms, sangat menyayangkan tindakan yang dilakukan oleh oknum guru tersebut. Menurut dia, apapun alasannya dalam dunia pendidikan tak ada lagi mengenal istilah “kekerasan”. Apalagi, jika seorang pendidik memberikan sanksi/hukuman yang tidak mendidik terhadap muridnya.
“Kalau jumlah batangnya (rokok,red) saya belum tau. Namun, ada salah satu guru yang bilang, katanya ada empat batang yang disuruh hisap sama Muwahidi. Dan teman-temannya di kelas pada disuruh ngeliatnya,” kata Juriadi kepada Belitong Ekspres Selasa (28/4) sore kemarin. (mg)

Rate this article!
Tags:
author

Author: