Hutang Bensin dibayar Nyawa, Sakit Hati Sering diumbar Ibu Korban

by -
Hutang Bensin dibayar Nyawa, Sakit Hati Sering diumbar Ibu Korban
Maryadi (22), pelaku penusukan hingga tewas, saat dibawa polisi menuju sel Mapolres Belitung, Senin (20/1/2020).

belitongekspres.co.id, MEMBALONG – Hanya gara-gara hutang setengah liter bensin, Maryadi (22) tega menusuk tetangganya sendiri Sony Pranata (20) hingga tewas. Pengakuan tersebut diungkapkan pelaku, warga Dusun Air Kundur Desa Membalong ketika ditemui Belitong Ekspres di Mapolres Belitung, Senin (20/1/2020).

Menurut Ryadi (sapaan Maryadi) dia berbuat nekat lantaran sakit hati, ibu korban sering mengumbar dan membicarakan hutang Rp 4.500 tersebut ke pembeli lainnya, sekitar dua pekan lalu. Hal itu pun membuat rasa sakit hati pelaku sudah tidak bisa dibendung lagi.

Tepatnya, Sabtu (18/1/2020) sekitar pukul 23.30 WIB, dia nekat mendatangi rumah korban dan berniat memberi pelajaran kepada ibu korban dalam keadaan pengaruh minuman berakohol.

“Ya (mabuk) minum tuak saya,” katanya kepada belitongekspres.co.id.

Kata Maryadi, ia mendatangi rumah korban, yang merupakan tetangganya itu dengan membawa sebilah pisau dapur. “Pisau yang saya gunakan adalah pisau dapur yang ada di jok motor saya. Biasanya pisau dapur itu digunakan oleh istri saya untuk ngulat (mencari jamur) dihutan,” ujarnya.

Lebih lanjut, kata Maryadi dia masuk ke rumah korban melalui pintu depan yang memang sedikit terbuka. Setelah masuk rumah ia langsung menuju kamar korban.

“Setelah masuk (kamar korban), dia (korban) bilang ngapain kamu ke sini. Aku tidak banyak omong lagi, langsung aku tusuk pakai tangan kiri (pelaku kidal). Pertama dia tahan menggunakan tangannya dan kena tangannya. Aku tusuk lagi kenalah pinggang belakangnya,” jelas Maryadi.