Identitas Kota Manggar Masih Dicari

by -

*Pemkab Gelar Sarasehan untuk Tetapkan Hari Jadi Kota Manggar

foto A
Sarasehan Hari Jadi Kota Manggar yang diadakan Kantor KPAD di Gedung Serba Guna Auditorium Zahari Mz, Pemkab Beltim, Rabu (18/5) kemarin.

MANGGAR – Identitas daerah dapat terbentuk karena adanya kesamaan persepsi, pandangan dan kemauan bersama. Salah satu contoh identitas yang seringkali diidentikkan dengan daerah adalah asal usul hari jadi Kota.
Atas dasar itulah, Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah (KPAD) Kabupaten Belitung Timur (Beltim) mengadakan sarasehan Penetapan Hari Jadi Kota Manggar, Rabu (18/5) kemarin. Hadir sebagai narasumber, tokoh budayawan Belitong yakni Salim YAH dan Rosihan Sahib. Sedangkan undangan menghadirkan tokoh masyarakat dan penggiat budaya di Kabupaten Beltim dan Belitung.

“Itu (identitas daerah) akan menjadi kebanggaan masyarakat ketika dia (setiap orang) mengetahui tentang salah satunya hari jadi kotanya,” ungkap Kepala Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah (KPAD) Kabupaten Beltim, Ruspandi kepada Belitong Ekspres, Rabu (18/5) kemarin.

Dijelaskan Ruspandi, keinginan pemerintah daerah untuk menetapkan hari jadi Kota Manggar tentu harus dikuatkan dengan validasi data otentik. Minimal literatur yang memadai sebelum memastikan kebenarannya.

“Kita perlu menentukan hari jadi, salah satunya melalui sarasehan ini. Kita mencari literatur yang ada, mengundang narasumber dan juga tokoh masyarakat yang masih tahu sejarah itu. Diskusi masih akan panjang dan pada akhirnya kita berharap akan bermuara pada satu titik, yakni tanggal, bulan, tahunnya,” imbuhnya.

Namun, Ruspandi menyatakan perlu kesepakatan dan penetapan lebih lanjut. Salah satunya, dituangkan dalam Peraturan daerah sebagai landasan hukum penetapan.

“Ini tidak lepas dari kesepakatan, dan nanti pada momen apa kita tetapkan. Ada tim perumus nantinya, akan kita buatkan Perda sebagai payung hukum, Kan saat ini di Beltim, baru ada penetapan atau pun Perda tentang Hari Jadi Kabupaten Beltim, nah untuk Hari jadi Kota Manggar, baru akan ditetapkan sekarang,” sebutnya.

Ditambahkan, setelah ditetapkan dengan Perda maka identitas hari jadi Kota Manggar akan semakin jelas. Intinya lebih ingin memberi identitas pada daerah ini.

“Berdasarkan perkiraan saya, berkemungkinan Kota Manggar berdiri sekitar tahun 1860 atau 1888. Narasumber yang kita datangkan adalah Salim YAH dan Rosihan Sahib, mereka adalah orang-orang yang terlibat langsung pasa saat penetapan hari jadi Tanjungpandan. Keduanya sangat akrab dengan kondisi ini,” tandasnya. (feb)