Imbas Penerbangan Internasional Pembuatan Paspor Naik 50 Persen

by -
Imigrasi Tanjungpandan
Suasana pembuatan paspor di Kantor Imigrasi Tanjungpandan, pekan lalu.

belitongekspres.co.id, TANJUNGPANDAN – Adanya penerbangan internasional di Bandara HAS Hanandjoeddin Tanjungpandan, membuat permintaan pembuatan paspor naik drastis. Bahkan hingga 50 persen dari hari biasanya.

Saat ini, di bandara yang berada di Kawasan Bulu Tumbang tersebut sudah ada penerbangan langsung dari Tanjungpandan ke Kuala Lumpur Malaysia, sejak pekan lalu. Penerbangan ini mengunakan maskapai AirAsia.

Tidak hanya itu, rencananya pada tahun 2020 juga akan ada beberapa maskapai untuk melakukan penerbangan internasional yang sama. Yakni maskapai Garuda Indonesia dan Jet Star dari Tanjungpandan ke Singapura.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjungpandan Dewanto Wisnu Raharjo mengatakan, ada peningkatan cukup tinggi dalam pembuatan paspor beberapa pekan terakhir, dari Kabupaten Belitung dan Belitung Timur.

Menurutnya, dampak adanya bandara internasional sangat berpengaruh. Sebelum adanya kabar penerbangan langsung ke luar negeri, per hari hanya ada belasan orang yang membuat paspor.

“Namun setelah adanya penerbangan internasional, pembuatan paspor naik hingga dua kali lipat. Dulu hari biasa hanya 11 hingga 15 orang. Namun sekarang sudah mencapai 30 orang per harinya,” kata Wisnu, Sabtu (5/10) akhir pekan lalu.

Wisnu menambahkan, selain adanya penerbangan internasional tingginya masyarakat Belitong menjalankan ibadah umroh juga berpengaruh. Apalagi, sekarang agen-agen travel umroh haji sudah banyak di Belitung.

Mengenai masalah pembuatan paspor, kata Wisnu tidak begitu susah. Cukup menyiapkan sejumlah persyaratan seperti Kartu Keluarga (KK), Kartu Tanda Penduduk (KTP), serta Ijazah atau Akte.

“Sekarang pendaftaran bisa langsung online. Untuk biaya pembuatan paspor 48 halaman harganya Rp 350 ribu,” pungkasnya.

Sementara itu, Zulfikar warga Air Saga mengatakan, dirinya membuat paspor lantaran ingin berkunjung ke Malaysia.
Katanya, tidak ada kendala dalam pembuatan paspor.

“Saya sejak tiga hari lalu mengurus dan sudah foto. Setelah itu, hari ini (Jumat,red) paspor sudah selesai,” katanya. (kin)