Imigrasi Akan Bentuk Tim Pora Beltim

by -

*Temui Bupati, Antisipasi Dampak Keberadaan Orang Asing

beltim-edisi-12-januari-2017
Pertemuan Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Tanjung Pandan Belitung, Eddy Erawan dengan Bupati Beltim, Yuslih Ihza,SE diruang kerja Bupati, Rabu (11/1) kemarin. Foto: Febrianta | BE

MANGGAR – Dengan adanya dugaan hadirnya Tenaga Kerja Asing (TKA) yang ditemukan bekerja di wilayah Kabupaten Belitung Timur (Beltim) Kantor Imigrasi Kelas II Tanjung pandan Belitung bekerjasama dengan Pemda Beltim segera membentuk Tim Koordinasi Pengawasan Orang Asing (Tim PORA) wilayah Kabupaten Beltim.

Ini disampaikan Kepala Kantor Imigrasi Tanjung Pandan, Eddy Erawan usai menemui Bupati Beltim, Yuslih Ihza, SE di Ruang Kerja Bupati, Rabu (11/1) kemarin. “Yah, tadi kita sudah bertemu dengan Pak Bupati (Yuslih Ihza,Red) guna mempersiapkan pembentukan Tim PORA wilayah Kabupaten Beltim,” ungkap Eddy Erawan usai pertemuan, Rabu (11/1) kemarin.

Diakui Eddy, pertemuannya dengan Bupati Beltim sekaligus silaturahmi dan memperkenalkan diri. Dikatakannya kehadiran dirinya di Pulau Belitung ini juga baru karena terhitung 1 Januari 2017 lalu, dirinya ditugaskan di Belitung, menggantikan Kepala Kantor Imigrasi Tanjung pandan sebelumnya Wahyu Riyanto yang masuk masa pensiun.

Menurut dia, nantinya Tim PORA terdiri dari sejumlah lembaga di antaranya, TNI, Polri, Kejaksaan, BIN daerah dan sejumlah lembaga terkiat lainnya. Sementara dari jajaran SKPD Pemerintah Kabupaten yakni, Kesbangpol, Satpol PP, DisnakerkopUKM, Disdukcapil dan Disbudpar.

“Pembentukan tim ini sejalan dengan upaya Kemenkumham RI dalam memperketat pengawasan terhadap segala bentuk permasalahan yang berhubungan dengan orang asing di Indonesia. Dan tugas Tim PORA ini akan menjadi jembatan jalur koordinasi antarlembaga, untuk penyelesaian segala bentuk permasalahan dalam rangka pengawasan orang asing,” jelas Eddy Erawan yang sebelumnya menjabat di Kantor Imigrasi Banten.

Menurutnya, keberadaan Tim PORA juga akan memberikan dampak positif pada pertumbuhan investasi di Beltim. Sebba, pengawasan ini lebih memberikan rasa nyaman kepada para investor untuk berinvestasi di Kabupaten Beltim dengan dilindungi undang-undang.

Dia berharap kepada instansi pemerintah terkait, agar permasalahan orang asing di wilayah kerja Kabupaten Beltim dapat lebih bersinergi. Selain itu, aktif meningkatkan intensitas komunikasi dan kolaborasi dari berbagai kegiatan Tim PORA di lapangan.

“Juga tentunya kepada warga masyarakat yang selalu proaktif untuk memantau jika adanya orang asing yang berada disuatu kawasan atau wilayah Kabupaten ini,’’ terangnya.

“Harapan Kita, tim ini akan bekerja maksimal dan dapat memberikan kontribusi bagi Kabupaten Beltim, khususnya untuk para calon Investor. Hal ini tentunya dilakukan sesuai dengan tugas dan fungsi lembaga terkait. Sinergitas akan tercapai bila masing-masing instansi aktif mengambil peran dalam pengawasan orang asing,” sambungnya.

Senada Bupati Beltim Yuslih Ihza berharap dengan adanya tim PORA ini akan bekerja dengan baik sesuai dengan tugasnya. “Kita sudah berbincang dengan kepala Kantor Imigrasi Kelas II Tanjung Pandan, terkait laporan pembentukan Tim PORA Kabupaten Beltim. Dengan susuan Pembina Saya sendiri sebagai Bupati,” ujar Yuslih.

Menurut Bupati saat ini sedang maraknya kehadiran Orang Asing. Dan bahkan dikatakan Bupati baru baru ini juga ditemukan 1 orang asing. “Seperti diberitakan bebebrapa waktu lalu adanya TKA di wilayah Kepala Kampit yang dilaporkan sebanyak tiga orang, namun yang ditemukan satu orang. Dan itu sudah dilaporkan ke Pangkal Pinang, dan masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut,” tutup Yuslih. (feb)