Imigrasi Tanjungpandan Periksa 2 WNA Pekerja di Penampungan Zirkon

by -
Imigrasi Tanjungpandan Periksa 2 WNA Pekerja di Penampungan Zirkon
Petugas Imigrasi Tanjungpandan saat melakukan pengecekan di lokasi penampungan Zirkon, kemarin. (ist)

belitongekspres.co.id, TANJUNGPANDAN – Dua warga negara asing (WNA) asal China yang bekerja di tempat penampungan pasir Zirkon yang diduga ilegal di kawasan Sungai Samak, tidak terdaftar di Kantor Imigrasi Tanjungpandan.

Bahkan, pihak Kantor Imigrasi Tanjungpandan sudah mendatangi langsung lokasi penampangan zirkon di Kecamatan Badau tersebut, Rabu (16/12) kemarin. Selain itu, petugas juga melakukan pemeriksaan setelah mendapatkan informasi dari rekan-rekan di Timpora.

“Setelah mendapatkan informasi tersebut jajaran kita langsung turun ke lokasi. Serta langsung melakukan pengecekan kebenaran informasi tersebut. Hasilnya benar ditemukan adanya WNA seperti yang diberitahukan,” kata Kepala Kantor Imigrasi Tanjungpandan Wisnu Dewanto Raharjo kepada Belitong Ekspres.

Namun demikian untuk sementara, Kantor Imigrasi Tanjungpandan belum bisa berkomentar banyak mengenai WNA itu. Sebab pihak Imigrasi masih melakukan pemeriksaan terhadap dua pekerja asing ini. Seperti melakukan pemeriksaan dokumen, paspor maupun visa.

“Untuk sementara kami masih memeriksa kedua WNA tersebut beserta penjamin yang mendatangkan dua WNA ini. Akan tetapi info yang kami terima dari teman-teman di lapangan, yang bersangkutan pemegang ITAS (izin tinggal terbatas),” terang Wisnu.

“Untuk kedua WNA masih kita lakukan pemeriksaan. Jika terbukti adanya pelanggaran, maka kedua WNA tersebut bisa kita kenakan tindakan,” tandasnya.

Sementara itu, Kasatpol PP Provinsi Bangka Belitung Yamoa’a Harefa mengatakan, pihak sudah memegang sejumlah dokumen terkait Zirkon tersebut. Namun dia masih enggan berkomentar banyak.

“Nanti kita akan pelajari di provinsi. Untuk sementara Zirkon ataupun tempat tersebut masih dalam pengawasan Satpol PP Provinsi Bangka Belitung,” kata Yamoa’a kepada Belitong Ekspres, tadi malam.

Seperti diberitakan sebelumnya, Satpol PP Provinsi Bangka Belitung (Babel) turun langsung melakukan pemeriksaan tempat penampungan pasir Zirkon yang diduga ilegal di kawasan Sungai Samak, Kecamatan Badau, Selasa (15/12).

Kegiatan pemeriksaan dipimpin oleh Kasatpol PP Provinsi Babel Yamoa’a Harefa. Selain itu, pengecekan lokasi tempat penyimpanan Zirkon tersebut juga didampingi Jajaran Polres Belitung dan Polsek Badau. (kin)