Incar Ketua DPD PDIP Babel

by -

Rudianto Tjen Tak Dapat Restu Megawati

PANGKALPINANG – Nama bendahara DPP PDI Perjuangan, Rudianto Tjen dalam bursa pencalonan ketua DPD PDIP Bangka Belitung tidak direstui oleh Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarno Putri.
“Memang benar nama saya masuk dari lima calon Ketua DPD PDIP Babel yang dicalonkan oleh pengurus DPC dan PAC. Namun setelah saya berkonsultasi dengan Ketua Umum PDIP, Ibu Megawati, saya diminta untuk berkontribusi di tingkat pusat saja. Sehingga saya tidak melanjutkan permintaan dari pengurus DPC dan PAC,” ujar Rudianto, Jumat (27/2).
Ia berharap, agar Musyawarah Daerah (Musda) untuk pemilihan Ketua DPD PDIP yang akan berlangsung pada Maret 2015 di Belitung dapat berjalan lancar dan aman.
Nama Rudianto Tjen sendiri disebut-sebut masuk bursa calon Ketua DPD PDIP bersama H Rustam Effendi, Didit Srigusjaya dan M Irwansyah yang sudah melakukan tes wawancara di Medan beberapa waktu lalu.
Sebelumnya, Sekretaris DPD PDIP Babel, Didit Srigusjaya mengatakan, ada tiga calon Ketua DPD PDIP Babel yang sudah melakukan tes seleksi selain dirinya yakni Rustam Effendi dan Muhamad Irwansyah.
“Tiga calon ketua DPD PDIP Babel ini sudah mengikuti tes di Medan beberapa hari lalu, yakni tes tertulis dan tes wawancara yang digelar selama satu hari. Namun ketiga calon ini apakah akan dicalonkan semua, hanya dua atau satu yang bakal dicalonkan semua itu merupakan hak dari DPP PDIP,” ujar Didit.
Didit menjelaskan, tes ada beberapa item yang meliput internal dan eksternal partai. Ketiga calon memiliki peluang yang sama untuk dipilih sebagai ketua DPD PDIP Babel.
“Saya bersama Bapak Rustam Effendi dan Muhammad Irwansyah, sama-sama mempunyai peluang untuk menjadi ketua DPD PDIP Babel. Ketiga calon ini saya yakin memiliki visi dan misi untuk membesarkan PDIP di Babel pada Pemilu 2019 mendatang serta tahapan-tahapan pilkada,” tukas Didit.
Didit enggan membeberkan program kerja apabila nanti terpilih sebagai ketua DPD PDIP Babel, namun dirinya siap mengembankan tugas dan amanat jika nanti terpilih.
“Kompetisi yang kita lakukan ini bukan untuk memecahbelahkan PDIP, tetapi memperkuat jati diri partai. Siapa pun nanti terpilih sebagai ketua harus kita dukung, sebab itu merupakan konvensi politik,” imbuhnya.
Menurut Didit, kecil kemungkinan terjadi jika salah satu calon terpilih sebagai ketua, sementara dua calon yang lain diangkat sebagai sekretaris dan bendahara. Karena masing-masing merupakan kompetitor.
Selain ketiga calon tersebut, nama Rudianto Tjen juga diusulkan oleh pengurus DPC dan PAC untuk ikut dalam pemilihan ketua DPD. “Nama Pak Rudianto Tjen juga masuk bursa pencalonan yang diusulkan oleh pengurus DPC dan PAC, tetapi beliau tidak diizinkan DPP. Saya kurang tahu, apakah menyangkut jabatan beliau di DPP PDIP. Namun yang pasti nama Pak Rudianto Tjen diusulkan,” tandasnya. (CR62)