Ingin Pergi Jauh dengan Mobil Tua? Perhatikan Peremajaan Kaki-kaki

by -
Ingin Pergi Jauh dengan Mobil Tua, Perhatikan Peremajaan Kaki-kaki
Ilustrasi: Pengecekan dan peremajaan kaki-kaki mobil. (RianAlfianto/JawaPos.com)

belitongekspres.co.id – Musim liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru) banyak digunakan masyarakat Indonesia untuk pergi berlibur atau sekedar mengunjungi keluarga. Beragam moda digunakan, dari kendaraan umum sampai pribadi baik roda empat dan roda dua.

Bagi pemilik kendaraan pribadi roda empat atau mobil, biasanya rute liburan yang ditempuh relatif lebih jauh dibandingkan kendaraan roda dua atau sepeda motor. Perlu dicatat, bagi pemilik mobil yang sudah cukup berumur, dan ingin bepergian jauh, ada faktor penting yang perlu diperhatikan demi kenyamanan dan keselamatan berkendara.

Faktor tersebut adalah sektor kaki-kaki mobil. Biasanya, mobil dengan rentang usia 10-15 tahun atau lebih, kaki-kaki sudah menuntut untuk diremajakan. Gejala kerusakan pada sektor kaki-kaki dapat dengan mudah dikenali. Mulai dari bunyi mengganggu, setir bergetar, roda terasa tidak stabil dan gejala lainnya yang dapat dirasakan langsung.

Jika dipaksakan, apa lagi untuk berjalan jauh, hal ini rentan menimbulkan bahaya baik bagi pengendara mobil itu sendiri atau malah orang lain. Fawaz dari Bengkel Murah Per menuturkan, biasanya mobil dengan usia lanjut seperti sudah disinggung di atas, kerusakan yang paling sering ditemui adalah bagian stabilizer, sambungan-sambungannya, rack end steer, tie rod atau malah shockbreaker dan per-nya.

“Untuk 10-15 tahun biasanya pasti kena tuh karet stabilizer, link stabilizer, bushing sayap, tie rod, long tierod, dan ball joint. Apa lagi karet-karet bushingnya, harus segera ganti,” ujarnya kepada JawaPos.com di bengkelnya yang terletak di kawasan Wahid Hasyim, Tangerang.

Ilustrasi: Sparepart untuk kebutuhan peremajaan dan rekondisi kaki-kaki mobil. (RianAlfianto/JawaPos.com)
Usia pakai karet sendiri biasanya memiliki rentang waktu 1 sampai 1,5 tahun. Itu untuk yang bagus, untuk kualitas karet biasa malah lebih singkat, hanya 6 sampai 8 bulan saja. Jadi, bagi kamu yang ingin menggunakan mobilmu yang sudah cukup berumur untuk jalan jauh, persiapkan penggantian karet-karet bushing.

Lebih lanjut Fawaz menuturkan, untuk perbaikan atau rekondisi kaki-kaki, mobil populer seperti Toyota Avanza biasanya biaya rekondisi yang dibutuhkan berada di kisaran Rp 2 jutaan. Biaya tersebut untuk pengerjaan rekondisi kaki-kaki diluar penggantian shockbreaker dan rack steer.

“Avanza shockbreaker saja harganya Rp 1,2 jutaan untuk bagian depan. Belakang hanya Rp 700 ribuan saja. Sementara untuk karet-karet harganya mulai dari Rp 75 ribuan saja sampai Rp 175 ribuan (untuk yang paling bagus),” lanjut Fawaz.

Adapun untuk lama waktu pengerjaan, rekondisi kaki-kaki biasanya membutuhkan waktu paling lama setengah hari untuk pengerjaan ringan. Kalau lebih berat bisa sampai seharian, dari pagi sampai sore.

“Biasanya kalau habis jalan jauh diperlukan penggantian karet-karet kaki, lebih sering bushing sayap. Tapi kalau sudah berumur shockbreaker juga perlu dicek, ada kebocoran atau nggak,” tandas Fawaz.

Bengkel Murah Per sendiri memberikan garansi sampai 6 bulan untuk penggantian part baru. Sementara untuk rekondisi atau peremajaan saja, diberikan garansi sampai 2 bulan. (jpg)

Artikel ini sudah dimuat di jawapos.com dengan judul Ingin Pergi Jauh dengan Mobil Tua? Perhatikan Peremajaan Kaki-kaki