Ini Cara DKP Masyarakatkan Konsumsi Ikan

by -

MANGGAR – Guna memasyarakatkan konsumsi ikan di Kabupaten Belitung Timur (Beltim), Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Beltim bakal menjalankan program pemasaran keliling. Caranya, kendaraan dinas roda dua milik DKP dijadikan kendaraan unit usaha yang menjajakan hasil olahan ikan.
Kepala DKP Beltim, Ferizal mengatakan, sasaran penjualan olahan ikan adalah sekolah-sekolah dan masyarakat secara luas. Selama masa ujicoba, pemasaran olahan ikan ternyata diminati masyarakat dan mengalami peningkatan permintaan.
“Tujuannya memasyarakatkan konsumsi ikan, khususnya olahan ikan. Selama ujicoba, olahan yang dijual antara lain bakso ikan, nugget dan kaki naga,” ungkap Ferizal ketika dihubungi Belitong Ekspres (BE), Senin (13/4) kemarin.
“Untuk kendaraannya, kita siapkan termasuk kotak penyimpanan yang kita tempel dengan stiker Gemarikan (Gerakan masyarakat konsumsi ikan, red),” sambungnya.
Selama dua pekan ujicoba, olahan ikan yang dijual laris manis. Bahkan, dari semula hanya membawa 20 bungkus olahan, meningkat hingga 400 persen dan habis terjual. “Fokus jualannya tetap di sekolah-sekolah terlebih dahulu. Selepas itu, mereka boleh berkeliling menjual olahan ikan ke rumah-rumah masyarakat,” kata Ferizal.
Pasokan olahan ikan, kata Ferizal, didapatkan dari UPT milik DKP di Kecamatan Gantung dan beberapa kelompok usaha yang menjadi binaan DKP selama ini.
Ferizal menambahkan, pihak DKP akan menyediakan dua unit kendaraan yang dimodifikasi untuk berjualan. Saat ini, DKP sedang menyusun rancangan aturan terkait pemanfaatan kendaraan dinas yang dijadikan unit usaha tersebut.
“Kita menyiapkan dua unit kendaraan yang dilengkapi boks dan ditempel stiker Gemarikan. Tapi untuk sementara, kendaraan kita simpan di Dinas sampai selesai Perbupnya. Karena nanti konsepnya sistem sewa,” tandasnya. (feb)