Ini Tanggapan Bupati Terkait Penolakan Raperda

OYO 399 Kelayang Beach Hotel

MANGGAR – Bupati Belitung Timur (Beltim), Basuri T Purnama mengaku bersyukur DPRD Beltim menolak pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Nomor 12 tahun 2012 tentang Penyertaan Modal Daerah ke Dalam Modal Saham PT. Bank Pembangunan Daerah Sumsel BaBel. Ia tidak mempermasalahkan jika pembahasan Raperda akan dilakukan tahun 2016 mendatang.

Dari dua Raperda yang dibahas kemarin hanya satu Raperda yang disetujui yakni tentang, Penyertaan Modal Pemerintah Kabupaten Beltim pada Badan Usaha Milik Daerah PT.Pembangunan Belitung Timur.

“Tidak ada masalah. Syukurlah kalau mereka (DPRD Beltim-red) tidak mau bahas Perda. Kalau mereka setuju, akan menjadi tanggung jawab saya menjalankannya. Kalau pun mau diajukan tahun depan boleh saja,” kata Basuri seusai rapat Paripurna VII pendapat akhir Fraksi DPRD terhadap penyampaian dua Ranperda, di ruang sidang DPRD Beltim, Senin (20/4) siang kemarin.

Baca Juga:  KPU Beltim Maksimalkan Waktu Tersisa 64 Hari

Menurut Basuri, dalam berbisnis untung rugi adalah hal yang lumrah. Menanamkan investasi saham pada sebuah bank, apalagi sekelas Bank Sumsel BaBel merupakan hal yang wajar. Saat ini, deviden yang diterima Pemkab Beltim dari Bank Sumsel sudah mencapai 18 milyar.

“Sebenarnya permasalahan Bank Sumsel Babel ini hanya di Provinsi Kepuluan Bangka-Belitung saja, di Provinsi Sumatera Selatan baik-baik aja. Kalau kita investasi terus takut rugi, yah kita gak akan besar-besar,” ujar Basuri.

Baca Juga:  Dinkes Beltim Antisipasi Penyakit Cacar Monyet

Sementara itu, Ketua DPRD Beltim Tom Haryono Harun menampik jika dikatakan DPRD Beltim menolak Pembahasan Raperda Penyertaan Bank Sumsel. Ia menyatakan DPRD Beltim hanya menunda untuk melakukan pembahasan.

“Kita hanya bukan menolak hanya menunda. Jadi bisa tahun depan bisa tahun selanjutnya. Kalau masalah alasan penundaan itu merupakan kewenangan masing-masing fraksi, saya selaku ketua tidak bisa mencampuri,” papar Tom yang ditemui di ruang kerjanya usai rapat paripurna kemarin. (feb)

Tags:
author

Author: