Inilah Hasil Swab Puluhan Pegawai Pol PP dan Diskominfo Beltim, Pasca Zikril Positif

by -
Inilah Hasil Swab Puluhan Pegawai Pol PP dan Diskominfo Beltim, Pasca Zikril Positif
Salah satu pegawai Diskominfo Beltim, yang menjalani tes Swab Antigen, dengan hasil negatif.

belitongekspres.co.id, MANGGAR – Puluhan pegawai Satpol PP serta Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Beltim melakukan swab antigen di Kantor Satpol PP, Jum’at (5/2).

Tindakan ini diambil pasca merebaknya kabar Kepala Satpol PP Kabupaten Beltim Zikril, yang positif terpapar Covid-19 saat dilakukan swab antigen.

Dari hasil swab antigen, sebanyak 9 pegawai wajib ikut tes PCR lanjutan, yang rencananya akan dilaksanakan Sabtu (5/1). Sembari menunggu hasil tes PCR keluar, mereka melakukan isolasi mandiri selama 14 hari.

Ke-9 orang tersebut, 3 diantaranya suspect dengan gejala, 1 orang ibu hamil, 2 orang ibu menyusui serta 3 orang karena kontak erat atau satu ruangan dengan Zikril.

Selain itu, 24 orang kontak erat lainnya dinyatakan hasil swab antigen-nya negatif. Meski demikian, mereka tetap harus isolasi mandiri sambil menunggu hasil PCR ke-9 orang tersebut. Jika hasilnya positif, maka 24 orang itu akan ikut di-PCR.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Beltim Gustaf Pilandra menyatakan setidaknya 8 orang pegawainya diperintahkan untuk ikut diswab. Sebab Putri Z, juga merupakan PNS di Diskominfo.

“Totalnya 8 orang, hanya pegawai yang satu ruangan saja dan yang pernah kontak dengan A (Putri Z). Alhamdulillah hasilnya tesnya pegawai kita semua negatif,” ungkap Gustaf kepada wartawan.

Meski hasilnya negatif, sebagai langkah antisipasi awal, ruangan tempat Putri Z bekerja dikosongkan dulu dan akan disterilisasi. Sementara ini, para pegawai Bidang Informasi dan Komunikasi Publik pindah ke ruang Rapat Diskominfo.

Berbeda dengan Satpol PP yang akan menerapkan kerja dari rumah atau Work From Home (WFH), pegawai di Diskominfo Beltim akan tetap bekerja seperti biasa. Hanya A yang diminta untuk isolasi mandiri.

“Kebetulan saya sudah WA ke Pak Z, beliau mengatakan bahwa A memang tidak tinggal serumah lagi, tapi di rumah mertuanya. Tapi untuk jaga-jaga kita minta dia untuk isolasi mandiri dulu,” kata Gustaf. (rel)