IP di Bawah Standar, DPRD Kunjungi ke STIE Tazkia

MANGGAR – Dengan adanya pernyataan dari Pemerintah daerah Kabupaten Belitung Timur (Beltim) terkait tentang keseriusan Mahasiswa yang mendapatkan beasiswa di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Tazkia, Bogor, Jawa Barat, dengan nilai Indeks Prestasi (IP) dibawah standar. membuat DPRD Beltim untuk berkunjung melihat langsung kegiatan di STIE Tazkia tersebut.Ketua Komisi III DPRD Beltim Ardian membenarkan jika, anggota DPRD Beltim, melalui komisi III datang ke Perguruan tinggi tersebut. Guna melihat langsung aktifitas yang dilakukan Mahasiswa disela mengikuti perkuliahan.Ardian mengatakan, Kunjungan itu untuk menindaklanjuti persoalan beasiswa Pemkab Beltim untuk mahasiswa kurang mampu dan dengan nilai yang tidak maksimal. Menurut dia, hal ini penting untuk ditanggapi.”Ini bukan main-main. Ini adalah kesepakatan bersama antara pemda (Dindik Beltim) dengan orangtua wali murid, sebelumnya sudah dikatakan, bahwa Inti peringatan tersebut adalah terkait tuntutan capaian IP yang maksimal yang disyaratkan oleh Pemda,” ungkap Ardian saat berbincang dengan wartawan di Ruang Komisi III, Gedung DPRD Beltim, Senin (14/3) kemarin.Dikatakan, Ardian, Pada kunker tersebut, Komisi III DPRD Beltim, juga meminta rekap hasil capaian pendidikan mahasiswa. Berdasarkan rekapan capaian indeks prestasi tersebut, ditemukan hanya sebagian kecil mahasiswa yang memenuhi target.
Selain itu, Pihaknya juga memberikan masukan agar target ini diperhatikan penuh oleh penerima beasiswa (Mahasiswa.red) pada semester kedua mendatang.”Kami berikan masukan, nasehat bahwa kesempatan (peluang beasiswa) ini harus dimanfaatkan. Pak Wabup kan sudah bilang semester dua ini akan diputus (kalau tidak tercapai target). Sudah dibuat kesepakatan Dindik dengan orang tua,” ujarnya.
Ardian menyebutkan faktor lingkungan dan ketidaksiapan mahasiswa menjadi sebab tidak tercapainya target itu. Namun semua itu jika memang ada niat yang baik untuk belajar, semua akan terlaksana dengan baik pula.
“Saat ini ada total 50 mahasiswa, yang mengenyam ilmu di STIE Tazkia, dan pada anggarannya tahun ini mencapai hingga Rp.840 juta. Dari hasil enam bulan semester pertama, dapat dihitung dengan jari yang mencapai target (IP) yang memuaskan. Tapi meski demikian ada yang masuk empat besar di kampus itu. Artinya bukan lingkungan, tapi kemauan,” pungkas Ardian. (feb)

iklan swissbell

Baca Juga:  Bupati Beltim Ajak Amalkan Al Qur'an
Baca Juga:  Kepala Pusbindiklatren Bappenas Sosialisasikan JFP dan Beasiswa

 

 

Tags:
author

Author: