Isu Mutasi Pejabat Kian Kuat

by -

*Bupati Sudah Panggil Sejumlah Kepala SKPD dan Konsultasi Kemendagri

MANGGAR-Isu mutasi jabatan di lingkungan Pemerintah daerah Kabupaten Belitung Timur (Beltim) semakin berhembus kuat. Meski penjabat (Pj) Bupati Beltim, H. Hardi masih enggan berkomentar banyak, namun kabar berslieran di kantor Pemda sempat juga terdengar ke telinga wartawan karena sinyal-sinyal mutasi pegawai pemda tak lama lagi bakal terlaksana.

“Bagi yang tidak mampu berusaha belajar, sebagian bagi (pejabat, red) yang sudah lama, kinerja lama. Kalau memang ada pergeseran dalam rangka mengisi Perda Nomor 3 tahun 2013. Apalagi penilaian kita disclaimer, tidak wajar. Dan soal mutasi, nanti sajalah, kita jangan bicarakan masalah itu,” ungkap Hardi, saat ditemui wartawan usai peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-87 Kabupaten Beltim, di halaman Kantor Bupati Beltim, Rabu (28/10), kemarin.

Hardi juga mengatakan, mutasi jangan hanya dianggap sekedar menggeser posisi pejabat maupun staf. Lebnih dari itu, yang terpenting meningkatkan kinerja seluruh SKPD agar lebih baik melayani masyarakat guna mewujudkan clear and clean government (pemerintahan yang bersih,Red).

“Saya yakin pimpinan SKPD bertanggung jawab terhadap Beltim. Sehingga tahun 2016, walau sedikit kelihatan pembangunan itu. Karena kita gunakan uang rakyat, maka jalankan amanah dengan sebaik-baiknya,” ujar Hardi sembari berlalu dari wartawan.

Ia kembali mengingatkan, jabatan yang diberikan adalah amanah dari masyarakat kepada pejabat. Karenanya, gunakan amanah jabatan itu dengan sebaik-baiknya untuk kepentingan masyarakat Beltim.

“Ingat jabatan yang ada adalah amanah kepada kita, kita kelebihan energi. Gunakan amanah bagi yang dapat jabatan, gunakan jabatan dengan sebaik-baiknya untuk kepentigan masyarakat Beltim,” pesan Hardi.

Dari beberapa informasi yang didapatkan harian ini, wacana mutasi sudah diawali dengan memanggil satu per satu kepala SKPD. Bahkan, penjabat Bupati Beltim sudah berulang kali melakukan koordinasi dengan Kemendagri terkait urusan mutasi pejabat.

Untuk mutasi di lingkungan Pemerintah daerah Kabupaten Beltim diperkirakan akan lebih fokus pada pengisian jabatan kosong, mendefenitifkan pelaksana tugas Kepala SKPD dan penempatan pejabat pada jabatan yang sesuai.

Mutasi pejabat dalam masa transisi pemerintahan di daerah memerlukan persetujuan Menteri Dalam Negeri (Mendagri). Hal ini dimaksudkan agar roda pemerintahan dapat berjalan dengan baik. Apalagi, masa pesta demokrasi lima tahunan yakni Pemilihan Kepala Daerah menjadi sangat penting dibandingkan dengan mutasi pejabat.(feb)