Isyak: Banjir Harus Bisa Diantisipasi

by -

*Dibutuhkan Keseriusan Pemerintah dan Komitmen Warga

foto-A--banjir-di-wahab-azis-paal-satu..
Sejumlah warga saat menyedot air hujan yang masuk ke rumah. Nampak Isyak Meirobie yang membantu untuk menguras air dari dalam rumah salah satu warga.
TANJUNGPANDAN-Salah satu kawasan yang dilanda banjir, Selasa (26/4), kemarin adalah kawasan Jalan Anwar Aid, Kampung Amau, Kelurahan Parit. Selain curah hujan yang sangat tinggi, sejumlah masalah juga menjadi penyebab banjir yang ketinggianya hingga satu meter lebih.
“Setelah beberapa tahun, kali ini Tanjungpandan dilanda banjir dengan ketinggian hingga 1 meter lebih. Daerah dekat aliran sungai menjadi area banjir terparah saat ini,’’ ujar Wakil Ketua DPRD Belitung, Isyak Meirobie saat meninjau kawasan Kampung Amau, Selasa, kemarin.
Menurut Isyak, beberapa masalah yang diduga kuat menjadi penyebab banjir. Di antaranya sampah yang  menumpuk di beberapa tempat. Parahnya, sampah-sampah itu tidak dibersihkan/diangkut secara periodik.
“Belum adanya pembangunan talud yang lebih tinggi, sistem drainase yang buruk, tidak adanya pintu air dan pompa air di muara, Itulah penyebab yang sudah diperingatkan DPRD sejak awal kami dilantik di 2014,’’ papar Politikus Nasdem itu.
Solusi jangka menengah, lanjut Isyak, harus diputuskan Bupati dan DPRD dalam anggaran terkini. Meski, bagi beberapa petinggi-petinggi (pejabat,red) masalah banjir ini tidak menajdi agenda menarik untuk diperhatikan, kata Isyak tetap saja namanya keluhan masyarakat harus didengarkan dan diperhatikan.
“Dalam kesempatan ini saya memberikan mesin sedot air untuk meringankan beban warga dalam mengeringkan rumah mereka dari genangan air,’’ ucapnya.
Beberapa solusi yang bisa mengatasi dan mencegah banjir, terang Isyak, yakni membuat saluran air yang baik, membuangh sampah pada tempatnya dan
seiring penyediaan tempat pembuangan sementara yang proporsional dengan jumlah penduduk.
Selain itu, solusi lainnya, rajin membersihkan saluran air, mendirikan bangunan/konstruksi pencegah banjir, seperti bendungan, yang memiliki bentuk seperti kolam air raksasa. Fungsinya, untuk tempat menampung air dengan ukuran yang sangat besar. Bendungan ini juga dapat difungsikan untuk pengairan, tempat pemancingan, atau tempat untuk pembangkit tenaga listrik.
Soal tanggul, yang merupakan bangunan yang berbentuk tembok yang memagari pinggiran sungai juga penting. Bangunan ini dibuat untuk mencegah air meluap ke daerah-daerah yang berada di sekitar sungai. “Kanal air, yang merupakan sungai buatan untuk mengalirkan air sungai sehingga air sampai ke laut,’’ katanya.
Solusi lain bisa dilakukan dengan, menanam pohon atau tanaman di area sekitar rumah, melestarikan hutan, membuat lubang Biopori, membuat Sumur Serapan, Proyek Pendalaman Sungai secara rutin dan penggunaan Paving Stone untuk Jalan.(agu)