Jagoan PDIP Bateng & Babar Mundur

by -

/// Didit & Ariyanto Belum Berkomentar
/// Basel Dipastikan Rina Tarol

PANGKALPINANG-Bendahara Umum Bidang Internal DPP PDI Perjuangan, Rudianto Tjen menyebutkan, ada hikmah dari keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) bahwa anggota DPR, DPD, dan DPRD yang mengikuti pemilihan kepala daerah (Pilkada) harus mengundurkan diri terhitung sejak pencalonannya disahkan KPUD. Sehingga diketahui kader-kader mana saja yang siap bertarung.
“Putusan MK ini ada hikmahnya, maka kita ketahui mana calon-calon yang yakin bisa menang dan berani terutama dari kalangan anggota legislatif. Jika ada yang mundur itu artinya Ia tidak yakin menang dalam pertarungan ini. Tentunya bagi mereka yang ragu-ragu maka mereka ini tidak berani untuk melepaskan posisinya sebagai anggota legislatif untuk maju di pilkada,”kata Rudianto kepada wartawan, Senin (13/7).
Menurut Rudi-biasa disapa, meskipun para kader ini sudah dicalonkan dan bakal diusung serta telah dikeluarkan rekomendasinya dari DPP PDI Perjuangan, maka tidak ada sanksi dari partai. Untuk sementara, para kader diberi kebebasan untuk memilih. “Untuk di Babel ini kader yang sudah pasti mengundurkan diri adalah yang di Bangka Tengah. Untuk itu kami harus melihat kondisi lapangan lagi dan merubah mitra koalisi,”ungkap anggota DPR RI ini.
Lebih lanjut Rudianto mengatakan, dengan adanya keputusan MK tentunya menimbulkan kerugian bagi partai, karena terjadi sedikit kegaduhan di internal partai. Karena dari awal partai sudah menyusun personal-personal atau calon-calon, dengan adanya keputusan MK maka ada beberapa daerah yang kadernya dicalonkan mengundurkan diri. Sehingga harus dilakukan pembahasan ulang serta lobi kembali terhadap partai koalisi. “Akibat keputusan MK ini terjadi kegaduhan kecil lah diinternal partai,”tukas Rudianto.
Sementara ini kata Rudi, untuk bakal calon yang sudah diputuskan oleh partai yakni untuk di Kabupaten Bangka Selatan (Basel) dan Belitung Timur (Beltim). Sedangkan untuk daerah lain seperti di Bangka Tengah dan Bangka Barat belum diputuskan. “Untuk Bangka Selatan hari ini (kemarin) diputuskan orang-orangnya dan dalam hal ini Rina Tarol hampir dipastikan. Dengan adanya keputusan DPP ini kami berharap kader yang di daerah tetap solid, jika ada kader-kader di daerah yang tidak mendukung terutama kader elit partai maka akan dikenakan sanksi,”tegasnya seraya berharap calon yang diusung PDIP didukung masyarakat.
Sementara itu, Ketua DPD PDI Perjuangan Babel Rustam Effendi menyebut hal yang sama, bahwa putusan MK menimbulkan keraguan kadernya. Kendati awalnya begitu menggebu, namun pasca putusan tersebut mengganggu situasi politik yang sebelumnya telah terbangun.
“Dengan adanya putusan MK ini ada beberapa kawan yang punya keraguan untuk maju sehingga menyebabkan situasi politik alami perubahan. Mungkin sore ini (kemarin-red) kita rapat internal dan hasilnya akan kita bawa ke Jakarta. Besok kita ada pertemuan terbatas di Jakarta. Khusus dua kabupaten, pertama Bangka Tengah, kedua Bangka Barat, yang dua ini belum. Yang lainnya kan sudah, jadi kita ingin kader di kedua kabupaten ini masih mau maju dan tidak berubah pikiran,”ujar Rustam.
Sementara itu, Didit Srigusjaya dan Ariyanto yang selama ini disebut-sebut calon yang diusung PDI Perjuangan di Bateng dan Babar yang coba dikonfirmasi RB tadi malam belum memberikan keterangannya.(iam)