Jajal Jalur Tes SIM Polres Bangka

by -

SUNGAILIAT – Sat Lantas Polres Bangka kedatangan sebanyak 30 orang prajurit Kompi Senapan B, Yonif AYJP/141 Sungailat. Kedatangan prajurit TNI AD yang markasnya di Jalan Jenderal Sudirman Sungailiat itu untuk membuat Surat Izin Mengemudi (SIM) berkendara di Sat Lantas Polres Bangka yang berlangsung kemarin (6/1).

Kasat Lantas Polres Bangka AKP Dewi Rahmailis kepada sejumlah wartawan menyatakan sangat mengapresiasi kedatangan prajurit Kompi Senapan B Sungailiat ke Mapolres Bangka hanya untuk mendapatkan SIM. Terlihat kemarin, anggota Kompi yang biasa dilatih untuk membela NKRI tersebut satu persatu mengetes jalur uji pembuatan SIM.

“Kita sangat apresiasi sekali atas kedatangan prajurit Kompi Senapan B ini ke Mapolres Bangka. Ini menunjukkan mereka mempunyai kesadaran yang tinggi terhadap tertib berlalu lintas dengan mengupayakan memiliki SIM secara keseluruhan,” sebut Dewi di sela-sela kedatangan anggota Kompi kemarin.

Terkait permohonan SIM prajurit TNI itu, dipastikan Dewi tidak ada perlakukan khusus atau kemudahan dalam mendapatkan SIM. Pihaknya menerapkan perlakukan yang sama antara pemohon SIM dari kalangan masyarakat sipil dengan kalangan prajurit TNI. Para prajurit TNI pun mengikuti setiap tahapan yang harus dilalui dalam pembuatan SIM kemarin.

“Kita tidak membedakan antara masyarakat dengan aparat Kepolisian maupun aparat TNI dalam mendapatkan SIM. Mereka tetap melaksanakannya sesuai prosedur,” sebutnya.

Untuk pembuatan SIM oleh anggota Kompi Senapan B Sungailiat, sebelumnya diajukan permohonan sebanyak 90 orang. Namun Sat Lantas Polres Bangka membagi dalam berapa sesi karena keterbatasan tempat dan waktu yang ada.

“Pengajuannya 90 orang dan kita bagi karena keterbatasan tadi. Untuk hari ini yang pertama, sebanyak 30 orang mendapati kesempatan untuk mengikuti ujan teori dan praktek di lapangan dalam mendapatkan SIM,” jelas Dewi.

Terhadap prajurit Kompi, Dewi meminta nantinya usai memiliki SIM agar senantiasa mematuhi peraturan lalu lintas ketika berkendara. Antara lain dengan melengkapi kelengkapan berkendara seperti helm, kaca spion, surat surat kelengkapan berkendara serta atribut lainnya. Ia juga mengingatkan, dalam penindakan kepada pengendara yang melakukan pelanggaran berkendaraan tidak ada perlakuan istimewa kepada anggota militer apabila nanti terjaring.

“Tidak ada perlakuan istimewa, mau itu masyarakat atau aparat wajib melengkapi surat-surat kelengkapan dan atribut saat mengendara, terutama helm walaupun berpakaian dinas,” pesannya.

Sementara itu, salah satu anggota Kompi Senapan B Sungailiat, Prada Adi K yang diberikan kesempatan pertama oleh petugas di lapangan berhasil melewati ujian praktek lapangan. Prada Adi K tampak mengendarai sepeda motor yang disiapkan dengan menaklukkan lintasan angka delapan tanpa ada kendala. Keberhasilan Prada Adi ini diikuti oleh peserta lainnya sehingga petugas penguji lapangan menyatakan para prajurit Kompi Senapan B ini dinyatakan lulus saat mengikuti ujian praktik dan teori. (trh)