Jaksa Palsu Dibui

by -

* Ngaku Sopir Mobil Tahanan Kejaksaan
* Simpan Tanda Tangkat Golongan IIA, IIB, IIC

M IRWANDA (21), warga Belinyu, benar-benar nekad.  Bagaimana tidak, dengan menggunakan seragam kejaksaan lengkap dengan tanda pangkat, ia menipu para korban dengan modus meminjam uang dan akan dikembalikan ketika gajian nanti.

Namun, tak semua korban bisa dibodohi pelaku.  Usut punya usut, ternyata Irwanda adalah pengangguran.  Akhirnya, ia diamankan Rabu siang (8/6) di salah satu kontrakan di Sungailiat oleh gabungan Intel dan Pidsus Kejari Sungailiat karena menerima laporan dari sejumlah warga yang sudah menjadi korbannya.

Pejabat Pemberi Informasi dan Data (PPID) Kajari Sungailiat, Yoga Pamungkas kepada wartawan kemarin menyatakan, berdasarkan pengakuan para korban, pelaku ini mengaku sebagai supir pengawal tahanan di Kejari Sungailiat.   Sembari menggunakan seragam lengkap layaknya pegawai kejaksaan sungguhan sebagai modus meyakinkan para korbannya, pelaku meminjamkan sejumlah uang kepada korban dengan dalih uang yang ia pinjam akan diganti pada saat gajian nanti.

Melihat penampilan pelaku yang begitu meyakinkan, korban akhirnya meminjamkan uangnya kepada pelaku. Namun hingga waktunya tiba, pelaku tak juga membayar uang yang ia pinjamkan dengan berbagai alasan.  Korban yang menaruh curiga akhirnya menelusuri status pelaku.  Setelah melakukan kroscek ke Kantor Kejari Sungailiat, M Irwanda dipastikan bukan pegawai Kejari Sungailiat.

“Berbekal dari pengaduan ini, langsung kita tindaklanjuti. Karena menurut pengakuan pelaku ini sendiri, ia sering menggunakan seragam kejaksaan untuk menipu korbannya,” katanya.

Atas informasi yang didapat, pihak kejaksaan membentuk tim yang terdiri dari Intel dan Pidsus sembari mencari keberadaan M Irwanda.  Berbekal dari keterangan warga, tim gabungan Intel dan Pidsus Kejari Sungailiat berhasil mengamankan M Irwanda di salah satu kontrakan yang ada di Kota Sungailiat.  “Saat kita datangi kontrakan itu, dia ( Irwanda — red) sedang santai. Disana kita temukan seragam lengkap kejaksaan berikut tanda kepangkatan golongan 2A, 2B dan 2C,” jelasnya.

Menurut Yoga, pelaku mengaku seragam kejaksaan serta atribut kepangkatan kejaksaan itu miliknya untuk menakut-nakuti warga.  “Jadi modus dia ini mengaku sebagai pegawai kejaksaan. Mungkin dengan dia menggunakan seragam kejaksaan, orang akan takut sehingga dengan mudah orang tersebut memberi apa yang dia inginkan,” katanya.

Yoga berharap, dengan terkuaknya aksi Pegawai kejaksaan gadungan ini, masyarakat Kota Sungailiat yang menjadi korbannya segera mendatangi Mapolres Bangka guna membuat laporan polisi.

Pihak Kejari Sungailiat sudah menyerahkan Irwanda ke Mapolres Bangka guna dilakukan proses hukum lebih lanjut.

Ngaku Cuma Honorer   

Sementara itu, Irwanda dengan wajah polos tak menampik jika dirinya kerap menggunakan seragam kejaksaan untuk mempermudah langkahnya dalam mendapatkan sesuatu.
“Ku dak pernah bilang same orang kalo ku pegawai kejaksaan. Ku cuma ngaku sebagai honor kejaksaan bai,” sangkalnya.

Terpantau, saat Irwanda diinterogasi petugas kejaksaan di ruangan Intel kejaksaan, tampak seorang wanita menatap wajah Irwanda dengan sadis. Ternyata wanita cantik yang dimaksud adalah pacarnya Irwanda. Kepada wanita itu, Irwanda mengaku sebagai PNS di Kejari Sungailiat sebagai supir pengawal tahanan.

Ketika mengetahui sang pacar seorang gadungan, wanita tersebut langsung menghujat Irwanda saat Irwanda digiring menuju Mapolres Bangka.  “Ni Rupe e k Irwanda. K dak malu ok ngaku-ngaku orang kejaksaan. Rupe a k gadungan. Ngaco dikit Irwanda,” cecar wanita itu dengan nada penuh kesal.

Sesaat di Mapolres Bangka, seorang wanita membuat laporan resmi ke SPK Polres Bangka karena mengaku telah menjadi korban penipuan oknum pegawai kejaksaan gadungan ini.(dee)