Jaksa Tetap Tuntut 4 Tahun Penjara

by -

//Denda Rp 800 Juta Subsider 2 Bulan Kurungan

TANJUNGPANDAN-Pengadilan Negeri Tanjungpandan, menggelar sidang terdakwa Citra kasus penyalagunaan narkoba dengan agenda tanggapan (replik) Jaksa Penunut Umum (JPU). Sidang yang digelar di Ruang PN, Rabu (25/2) kemarin, dipimpin Hakim Ketua Andre Partogi dan didampinggi Hakim Anggota Ferdinaldo dan Mahendra.

Dalam sidang JPU Kejaksaan Negeri Tanjungpandan menanggapi pledoi (keberatan,red) yang diajukan terdakwa Citra, di persidangan sebelumnya, Rabu (18/2) lalu. JPU Kejaksaan Negeri Tanjungpandan Anggoro SH di hadapan Majelis Hakim mengatakan, dirinya tetap pada pendiriannya, menuntut terdakwa (Citra,red) dengan pasal 112 ayat 1 Undang-undang Tentang Narkotika. Lantas, JPU juga menolak nota pembelaan yang diajukan Pengacara Citra, Heriyanto SH.

“Semua unsur telah terpenuhi. Dia menjadi perantara dalam kasus ini. Citra terbukti, tertangkap tangan menguasai dan memiliki narkoba saat diamankan oleh pihak Kepolisian Polres Belitung,” ujar Anggoro.

Hal-hal yang menjadi pertimbangan Jaksa untuk tetap pada pendiriannya, yakni dia mengetahui bahwa perbuatannya jelas-jelas melawan hukum. “Citra mengetahui, kalau apa yang dia lakukan telah melanggar hukum, program pemerintah dalam memberantas narkoba sudah tegas,” katanya.

Atas perbuatan Citra yang terbukti melanggar hukum itu, Kejaksaan Negeri Tanjungpandan menuntut Citra dengan hukuman minimal empat tahun penjara dan denda Rp 800 juta atau subsider dua bulan kurungan. “Dan juga dipotong masa tahanan,” pungkasnya.

Sementara itu, usai persidangan Citra mengatakan, dirinya berharap ada keajaiban dalam sidang putusan yang akan dilaksanakan Rabu, (4/2) mendatang. ” Saya tidak bisa ngomong apa-apa. Saya berharap, Pak Hakim meringankan hukuman yang telah di tuntut kejaksaan,” pungkasnya.(kin)