Jam Kerja PNS Dipangkas

by -

ANGGAR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Belitung Timur (Beltim), memberikan dispensasi pemangkasan jam kerja seluruh aparatur /pegawai di lingkup Pemkab Beltim
selama bulan suci Ramadan 1436 hijriah.

Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Beltim, Karyadi, belum lama ini kepada Belitong Ekspres. Menurutnya, sesuai dengan peraturan undang-undang Aparatur Sipil Negara (ASN) ada pengurangan jadwal. Meski demikian, pihaknya akan lebih memperketat kedisiplinan kerja bagi PNS dilingkup Pemkab Beltim.

“Yang jelas, ada pengurangan jam kerja karena bulan puasa. Namun, kami tidak akan segan-segan memberikan sanksi kepada para PNS yang sering bolos. Pasti ada sanksi bagi siapa saja yang melanggar,” kata dia.

Jam kerja PNS selama puasa adalah Senin hingga Kamis masuk pukul 08.00-15.00 WIB dan waktu istirahatnya pada pukul 12.00 – 12.30 WIB. Sedangkan, untuk Jumat masuk pukul 08.00-15.30 WIB dan istirahatnya pada pukul 11.30-12.30 WIB,” terangnya.

Diakuinya, secara terminologi agama yang namanya Ramadan itu setiap waktunya bernilai ibadah.

“Saya selalu mengingatkan bahwa Ramadan adalah bulan kemenangan, yang namanya bulan kemenangan. Walaupun dari sisi jam kerja ada pengurangan, akan tetapi efektifitas pekerjaan harus tetap ditingkatkan. Apalagi dalam terminologi agama, yang namanya Ramadan itu setiap waktunya bernilai ibadah,” terangnya.

Menurut Kayadi, Kebijakan itu mengacu kepada Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 04 Tahun 2015 tentang penetapan Jam Kerja Aparatur Sipil Negara, TNI dan Polri pada bulan Ramadan.

Dijelaskannya, hal ini merupakan pengulangan, setiap tahunnya di bulan Ramadan, jam kerja PNS selalu berkurang. Karena itu, dirinya berharap agar hal ini tidak menjadi kendala bagi PNS yang menjalankan ibadah.

Dia mengatakan, pengurangan jam kerja itu bertujuan agar umat muslim lebih khusyuk menunaikan ibadah puasa pada bulan Ramadan.

“Selain pengurangan jam kerja, peraturan lainnya yang telah ditetapkan adalah mengenai kegiatan apel harian, upacara mingguan dan bulanan serta senam ditiadakan. Semua dilakukan untuk mendukung produktivitas pegawai serta agar tidak menghambat kekhusukan menjalankan ibadah puasa,” tandasnya. (feb)