Jambret Itu Akhirnya Tertangkap

OYO 399 Kelayang Beach Hotel

*Sempat Ditembak Polisi, Belasan Kali Lakukan Aksi

TANJUNGPANDAN-Mungkin ini adalah kado terindah Polres Belitung di Hari Ulang Tahun Bhayangkara ke 69 yang jatuh pada 1 Juli, kemarin. Sebab, jajaran Polres Belitung berhasil melumpuhkan dan menangkap pelaku penjambretan yang selama ini meresahkan warga. Tersangka yang diketahui bernama Teguh (24) asal Kebumen, Jawa Tengah yang tinggal di Belitung. Teguh ditangkap polisi Belitung di tempat kerjanya, di salah satu restoran di Jalan Patimura, Selasa (30/6), malam kemarin.
Pelaku sempat melarikan diri saat hendak ditangkap. Namun, naas bukan berhasil kabur malah kaki kirinya mendapat tembakan dari anggota Polres Belitung. Setelah lumpuh, pelaku dibawa ke RSUD Marsidi Judono  Belitung untuk mendapatkan perawatan dan akhirnya digiring ke Polres Belitung.
Kapolres Belitung AKBP Candra Sukma Kumara mengatakan, polisi memastikan Teguh adalah pelaku aksi penjambretan yang selama ini meresahkan masyarakat. Sebab, beberapa cara dilakukan untuk mendektsi siapa pelaku jambret ini, dan beberapa ahli dari Mabes Polri dan Bareskrim mengarah ke pelaku.
“Setelah kita selidiki dan introgasi, ternyata benar Teguh adalah pelaku penjambretan ini. Hingga akhirnya kita lakukan eksekusi,” ujar Kapolres Belitung kepada wartawan, Rabu (1/7) kemarin.
Dikatakan Kapolres Belitung, pelaku melakukan perbuatan tersebut sebanyak 17 kali. Dari 17 kali aksinya polisi mengamankan 5 buah Handpone yang belum di jual tersangka. Motif Teguh melakukan perbuatan tersebut dengan alasan terdesak ekonomi.
“Dia melakukan perbuatan ini, salah satunya untuk membayar kendaraan miliknya yang masih kredit. Selain itu, alasan pelaku memilih korbannya perempuan lantaran, tidak menilai wanita lebih lemah dari laki-laki,” katanya.
Kapolres membatah adanya setingan dalam penangkapan pelaku jambret tersebut. Menurutnya, Kapolres tidak pernah melakukan setingan apapun mengenai masalah ini. “Ini murni adalah kerja keras tim satgas anti bandit, dan juga doa masyarakat Belitung,” tegasnya.
“Kalau kami menseting, pasti akan banyak lagi korban yang di jambret oleh Teguh. Sekali lagi saya tegaskan, ini bukan setingan dan menentukan tanggal,” sambungnya.
Kapolres menambahkan, dari pengakuan pelaku (Teguh,red) melakukan perbuatan tersebut di 12 lokasi di Belitung, salah satunya di Desa Terong beberapa pekan lalu dengan korban Yurnawati dan Minarni.
Seperti diberitakan Belitong Ekspres,  Selasa (16/6) lalu, asyik mengendarai kendaraan bermotor, di Kawasan perbatasan Desa Terong dan Batu Itam, Ibu dan Gadis ini hendak di Jambret. Beruntung saat kedua wanita yang diketahui bernama Yurnawati (40) dan Minarti (20) warga Desa Terong selamat dari aksi jambret tersebut.
Terlihat luka serius dibagian wajah Yurnawati, sehingga ia tidak dapat membuka mata bagian kanan, akibat terjatuh dari motornya. Sedangkan, Minarti mengalami luka serius dibagian punggung korban, sehingga tak dapat beraktivitas.
“Saat ini total keseluruhan uang yang dihasilkan pelaku dalam melakukan perbuatan tersebut adalah sebanyak Rp 17 juta. Saat ini polisi mengamankan barang bukti hasil penjambretan tersebut. Di antaranya, uang sebesar Rp 800 ribu, uang 2 $ Singapore dan satu Ringgit Malaysia,” pungkasnya. (kin)

Rate this article!
author

Author: