Jambret Kembali Beraksi di Belitung, 2 Hari, 2 Kejadian

by -
Jambret Kembali Beraksi di Belitung, 2 Hari, 2 Kejadian
Polisi berpakaian preman saat mengintrogasi korban Sumarni, tadi malam.

belitongekspres.co.id, TANJUNGPANDAN – Jambret Kembali beraksi di wilayah Belitung. Dalam waktu beberapa hari, sudah ada dua peristiwa di lokasi berbeda di Negeri Laskar Pelangi. Kedua korbannya adalah wanita.

Peristiwa pertama, Rabu (16/9) lalu di kawasan Air Seruk, Kecamatan Sijuk. Yakni pada malam hari. Korban atas nama Sri Yana (51) warga Desa Air Selumar. Kejadian kedua, terjadi di kawasan Padat Karya, Air Merbau Tanjungpandan, Kamis (17/9) malam. Korban wanita atas nama Sumarni warga setempat.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Belitong Ekspres, kronologis kedua kejadian hampir sama. Namun pihak kepolisian belum bisa memastikan apakah pelaku juga sama dalam peristiwa ini.

Usai kejadian ini, kedua korban melaporkan di Polsek berbeda. Sri Yana melaporkan ke Polsek Sijuk. Dan Sumarni melaporkan peristiwa yang dialaminya ke Polsek Tanjungpandan.

Sri Yana mengatakan, saat itu dia pulang kerja dan melintas di lokasi Air Seruk. Secara tiba-tiba ada pria pengendara motor mendekatinya. Setelah itu pria yang masih belum diketahui identitasnya langsung mengambil tas yang ada di bagian depan motornya.

Dalam tas tersebut berisikan handphone, dan juga sejumlah uang. Setelah mengalami peristiwa tersebut, wanita berjilbab ini langsung melaporkan ke Polsek Sijuk.

“Setelah kejadian langsung saya lapor ke polsek. Lalu saya ceritakan kalau saya dijambret. Karena waktu itu sudah malam, saya diminta pulang dan besok pagi balik lagi, untuk memberikan keterangan,” kata Yana kepada wartawan.

Sementara itu Kapolsek Tanjungpandan AKP Poltak Purba mengatakan, untuk kejadian di Tanjungpandan hampir sama seperti yang di Kecamatan Sijuk. Saat itu, Sumarni melintas di tempat sepi di kawasan Air Merbau.

Korban lalu dipepet oleh pria pengendara motor matic. Setelah itu tasnya yang diletakkan di depan jok motornya langsung diambil oleh penjambret tersebut. Beruntung korban tidak mengalami luka.

“Korban sudah membuat laporan resmi. Untuk tindakan, kita masih melakukan penyelidikan dan mencari penjabret tersebut,” kata pria Jebolan AKPOL 2007 ini. (kin)