Jamro & Justiar Lobi Kereta PPP

OYO 399 Kelayang Beach Hotel

PANGKALPINANG- Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) bakal segera memutuskan nama calon yang bakal mereka usung dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2015 ini. DPW PPP Babel mulai ambil ancang-ancang dan siap bermanuver dengan calon nantinya agar bisa memenangkan Pilkada khususnya 3 kabupaten, masing-masing Belitung Timur, Bangka Selatan, dan Bangka Tengah.

“Kita mau ke pusat mengambil surat rekomendasi dari DPP, untuk Beltim diputuskan malam ini (tadi malam,red). Ada dua kandidat yang mendaftar ke kita yakni Yuslih Izha Mahendra dan Andeska. Untuk Andeska sendiri tokoh perjuangan pembentukan Provinsi Bangka Belitung kelahiran Manggar. Ini juga mempertimbangkan partai pendukung si A, siapa tahu kursinya tidak mendukung,” ujar Sekretaris DPW PPP Babel Amri Cahyadi kepada wartawan di ruang kerjanya, Kamis (23/7) kemarin.

Untuk DPD PPP Bangka Selatan, tambah Amri saat ini juga sedang dalam penjajakan yakni kepada incumbent Bupati Bangka Selatan H Jamro H Djalil. Bahkan Jamro secara personal getol dan intens melakukan komunikasi. Kedua, ada juga nama mantan incumbent Bupati Basel Joestiar Noer juga sangat berpeluang.

Baca Juga:  Momen Sholat Ied di Genas Bukti Nyata Toleransi Umat Beragama di Belitung

Sementara itu untuk Bangka Barat, PPP tidak terlalu bernafsu mengingat tidak adanya kursi legislatif di Negeri Sejiran Setason tersebut atau secara peta politik PPP bisa dikatakan  sangat lemah. Oleh karena itu, patok pun hanya dipasang sebatas partai pendukung. Berbeda dengan 3 kabupaten lainnya, yang dari jauh hari digodok sebagai partai pengusung.  “Intinya ketiga daerah ini akan diputuskan hari ini, siapa-siapa yang akan diusung dan kita DPW dan DPD harus menjaga amanah dari DPP menjamin bahwa PPP bertarung di Pilkada nanti,” tekannya.

Keempat untuk Bangka Tengah, Amri menegaskan bahwa partai berlambang Ka’bah itu tetap pada komitmen awal akan mengusung incumbent yang saat ini masih berstaus Bupati Bangka Tengah Erzaldi Roesman. Kendati awal digadang dengan kader murni PPP H. Syahroni, namun kandas karena pertimbangan pribadi H Syahroni.

Baca Juga:  Korban Terkaman Buaya Masih Belum Ditemukan

“Insya Allah PPP tetap pada komitmen awal mendukung Erzaldi Roesman, namun imbas dari putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait anggota DPRD yang maju untuk mundur sehingga terjadi perubahan. Dimana awalnya, mengusung Erzaldi- H. Syahroni. Ternyata beliau tidak bersedia mundur. Insya Allah kita usung Erzaldi – Ibnu Saleh,” tegas Amri.

Keluarnya PKPU nomor 9 tahun 2015, tambah Amri menjadi angin segar bagi PPP. Terlebih kabar yang dihembuskan selama ini PPP yang mengalami dualisme diragukan bisa tampil dalam Pilkada.

“Alhamdulillah dengan adanya PKPU nomor 9 tahun 2015, PPP punya kesempatan untuk ikut Pilkada serentak. Menyangkut harus mengusung dua pasangan yang sama dalam dua kepengurusan itu lain persoalan nanti. Namun bagi kami sesuai dengan keputusan terakhir pengadilan yang telah memenangkan kubu Romahurrozy, sebetulnya kita harap persoalan itu selesai atau islah namun masih ada upaya banding dari pak Jan Faridz,” pungkasnya. (fiz)

Rate this article!
Tags:
author

Author: