Jangan Hanya Bagus Dalam Tulisan

by -

MANGGAR – Visi dan Misi yang dituliskan dalam dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kepala Daerah (Kada) Kabupaten Belitung Timur (Beltim) salah satunya adalah Menjadikan aparatur Pemerintah yang Bersih, Transparan, dan Profesional.

Namun sangat disayangkan, Misi tersebut masih merupakan masalah dan hambatan yang disampaikan dalam LKPJ Bupati beberapa waktu lalu. Ini artinya, Misi tersebut, masih sebatas tulisan tanpa kemajuan yang berarti selama lebih kurang 5 tahun.

Seharusnya hal tersebut tergambar di dalam progress aparatur. Hampir semua SKPD menyebutkan di dalam LKPJ 2014 mengenai masalah yang menyangkut Sumber daya Aparatur yang masih lemah.

‎Hal ini disampaikan oleh Anggota Komisi I, Koko Haryanto, yang membidangi urusan Kepegawaian dan pemerintahan, saat ditemui harian ini Rabu (29/4) kemarin diruang kerjanya. Koko yang juga merupakan mantan Kepala Desa Burungmandi Kecamatan Damar, mengatakan bahwa Visi dan Misi Bupati tersebut telah dijadikan dasar ketika seseorang menduduki jabatan Bupati.

Ketua DPC Partai Bulan Bintang Beltim ini, juga menambahkan, bahwa hal tersebut harus dipertanggungjawabkan secara moral mengingat tahun 2015, Bupati Beltim yang akan habis masa jabatannya.

“Saya melihat hampir semua SKPD menyebutkan di dalam LKPJ menyangkut persoalan sumber daya aparatur/pegawai di lingkungan kerja yang masih sangat terbatas sehingga banyak target-target kinerja terhambat. Tentu hal ini menjadi perhatian kami, mengingat belanja kepegawaian cukuplah besar dianggarkan dalam setiap tahun anggaran,” ungkap Koko.
Untuk itu, Koko mendorong agar setiap kegiatan dan program kepegawaian dikhususkan bagi peningkatan kapasitas aparatur agar dapat menjalankan Visi dan Misi Kepala daerah yang baik, tanpa program itu, Visi dan Misi hanya bagus dalam tulisan saja.

Bila Misi tersebut masih belum terlaksana, ujar Koko maka dapat disimpulkan bahwa Kepala Daerah belum mampu menjalankan Misi tersebut.

“Semestinya Misi ini menjadi fokus utama bagi daerah. Agar kinerja pegawai benar-benar menghasilkan outcome yang baik bagi masyarakat,” tandas Koko.(feb)