Januardi Hendak Dirujuk ke RSCM

by -

*Meminta Dukungan Wakil Rakyat Agar Biaya Ringan

TANJUNGPANDAN- Januardi (12) warga Desa Buluh Tumbang yang sudah puluhan tahun mengalami penyakit limpah darah putih di perutnya itu, Selasa (7/4) hari ini akan dirujuk di RSCM Jakarta untuk menjalani operasi.
Mardiani (36) Ibu kandung Januardi kembali mendatangi ruangan Wakil Ketua DPRD Belitung Isyak Meirobie di Gedung Dewan. Kedatangan ini untuk meminta surat rujukan guna meringankan biaya operasi putera keduanya itu.  “Saya datang ke sini (ruangan Pak Isyak Meirobie,red) untuk minta keringanan dalam proses menjalani operasi anak saya,” singkatnya.

Mardiani, menuturkan kondisi anaknya sejak dari usia 1,5 tahun mengalami penyakit tersebut. Namun, hingga kini sudah hampir 12 tahun lebih belum mengalami pemulihan.
“Sudah sering berobat dan periksa di RSUD. Cuman, gitu-gitu aja. Dan biaya pengobatannya juga bingung. Mau ngadu kemana lagi,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Belitung Isyak Meirobie mengakui, telah menyiapkan surat rujukan beserta nomor rekening orang tua bocah berusia 12 tahun itu. “Secara pribadi, untuk donatur sudah kita siapkan. Karena, jangan sampai ada keperluan mendadak saat proses operasi berjalan di Jakarta,” kata Isyak.

Isyak mengatakan, kejadian seperti demikian merupakan salah satu contoh agar pemerintah daerah perlu mempersiapkan sebuah program khusus. “Artinya, bukan hanya untuk membantu soal pembiayaan pasien, namun, bagaimana proses rujukan untuk transportasi si pasien bisa ditanggulangi pemerintah juga,” ucapnya.
Isyak menyatakan, daripada pemerintah daerah menyertakan modal ke Bank. Lebih baik dana tersebut dipergunakan untuk membeli alat kesehatan. Sehingga, bisa dinikmati oleh seluruh masyarakat Belitung.  “Sebab sejatinya fungsi pemerintah adalah bagaimana mensejahterakan masyarakatnya,” nilainya.
Karena itu, kata Isyak, pemerintah daerah perlu ada program pembiayaan khusus bagi pasien. Artinya, pemerintah harus mengetahui ketika seseorang mengalami hal demikian. “Jadi,ada prosedurnya. Hanya saja, ini kan, karena akibat belum lengkapnya fasilitas dan sarana di RSUD kita di Belitung ini. Konsekuensinya, rujukan itu tidak bisa ditanggulangi,” pungkas CEO Media Sosial Kiape.com itu. (mg2)