Jelang Idul Adha 2020, Stok Hewan Kurban di Beltim Relatif Sedikit

by -
Jelang Idul Adha 2020, Stok Hewan Kurban di Beltim Relatif Sedikit
Ilustrasi Hewan Kurban Jawapos.

Jelang Idul Adha 2020, Stok HewanKurban di Beltim Masih Sedikit

belitongekspres.co.id, MANGGAR – Menjelang hari raya Idul Adha 1441 Hijriah, stok hewan kurban di Kabupaten Belitung Timur (Beltim) relatif sedikit bila dibandingkan tahun sebelumnya. Diperkirakan pasokan hewan kurban masih sebatas pemenuhan kebutuhan di Tanjungpandan.

“Mungkin sekarang (Beltim) ada sekitar 100 an ekor. Sekitar 3 mingguan menuju Idul Adha mungkin bakal datang lagi. Kami akan cek juga melalui kawan-kawan di Tanjungpandan, karena juga masuk dari sana,” ujar Kabid Peternakan, Heru Indramarta, Jum’at (3/7).

Heru mengatakan, sapi-sapi kurban biasanya jenis sapi Madura. Sapi jenis ini, biasanya sudah dirawat peternak jauh-jauh hari agar dapat dijual pada saat hari raya idul adha.

“Memang sapi kurban kebanyakan sapi Madura bukan sapi BX atau sapi yang di RPH yang biasa kita potong selama lebaran kemarin,” ujar Heru.

Menurut Heru, peternak tidak memotong sapi Madura pada saat lebaran Idul Fitri karena khawatir merugi. Sebab sapi Madura lebih mahal apabila dijual perekor sementara daging yang dihasilkan tidak mampu terjual tinggi.

“Untuk sapi-sapi Madura tidak dipotong dan itu memang disiapkan untuk kurban biasanya. Karena kalau perhitungan mereka (pedagang), kalau mereka potong sapi Madura saat idul fitri jauh ruginya. Harganya mahal, daging sedikit mau jual tinggi tidak bisa juga. Jadi banyak sapi-sapi brahman cross,” kata Heru.

Heru juga memastikan hewan kurban yang dipotong tidak boleh sapi betina produktif. Hal ini diingatkan berulang kali kepada pedagang sapi.

“Sebenarnya mereka sudah tau. Kita pasang bahkan kita tempelkan di pasar dan RPH terkait larangan pemotongan sapi betina produktif. Ada sanksi pidana dan denda. Ada Undang-Undangnya tentang peternakan dan kesehatan hewan ternak,” jelasnya.

Heru menambahkan, petugas Dinas juga melakukan pemantauan kesehatan hewan kurban di tempat penjual dan memastikan pemotongan hewan halal. Namun kegiatan pelatihan bagi pemotong hewan halal urung terlaksana tahun ini karena alasan Covid-19. (msi)