Jerman Tawarkan Teknologi Pengolahan Bekas Tambang

by -

SUNGAILIAT – Akademis Jerman Dr Gudrun Franken dan Dr Ing Jurgen Vasters dari Federal Institute for Geosciences dan Natural Resources menawarkan teknologi pengolahan lahan bekas tambang biji timah kepada Pemkab Bangka, agar dapat dimanfaatkan seperti semua.
Kepala Federal Institute for Geosciences dan Natural Resources Dr Gudrun di Sungailiat, Senin (16/3) mengatakan teknologi yang ditawarkan ke Pemerintah Kabupaten Bangka, adalah kemampuannya pengembalian kesuburan tanah dan menjaga keasrian mineral yang sesuai dengan analisis dampak lingkungan. “Kita melakukannya di Jerman dan akan dilakukan di wilayah Kabupaten Bangka kalau disetejui oleh pemerintah daerah setempat,” katanya. Ia mengatakan, pihaknya juga akan menawarkan teknologi ini ke pemerintah Belitung sebelum kepulangannya ke Jerman.
“Sangatlah disayangkan jika lahan yang terhampar luas bekas penambangan biji timah tidak dikembalikan kesuburannya, padahal lahan-lahan bekas tambang dapat memberikan konstribusi besar bagi pemerintah daerah terutama masyarakatnya,” katanya.
Dikatakanya, dirinya sengaja menawarkan ke pemerintah Kabupaten Bangka karena dirinya mendapatkan informasi banyak permasalahan yang terjadi di seputaran pertambangan baik dari segi sosial, ekonomi maupun lainnya. Sementara Bupati Bangka, Tarmizi Saat menyambut baik terhadap tawaran yang diajukan dari Federal Institute for Geosciences dan Natural Resources, namun terlebih dahulu akan dilakukan pengkajian yang mendalam sehingga kalau terwujud kerjasama akan berdampak positif.
“Kami setuju penawaran yang diajukannya itu untuk mengembalikan kesuburuan lahan bekas tambang, tetapi tetap akan kami kaji mendalam dahulu sehingga kalau kedepannya ada kesepakatan kerja dapat membuahkan hasil yang memuaskan,” kata bupati.(rel)