Jokowi, “Kerja” Nyata untuk Belitung

by -

Oleh: Isyak Meirobie*

Saya seperti menemukan secercah sinar saat mendapat informasi kepastian kehadiran Presiden RI ke-7 kita, yaitu Bapak Jokowi (Ir H. Joko widodo).
Mengapa? Karena saat ini pertumbuhan ekonomi Belitung menurun cukup tajam. Faktanya, terjadi kelesuan dan diikuti inflasi tertinggi se-Indonesia. Hal hal tersebut akan berakibat kepada pergeseran status ekonomi masyarakat, tentu akan turut menurun.
Saya sangat optimis jika Pak Jokowi turun langsung ke Belitung, maka kebuntuan dan kebekuan yang terjadi hingga saat ini akan terpecahkan. Banyak proyek pemerintah pusat dan BUMN yang tidak juga kunjung dioperasikan, walaupun sudah selesai dibangun.
Tentu, di zaman sebelum kepemimpinan Beliau, saya yakin tipe presiden yang ketika blusukan /turun ke lokasi selalu memberi solusi dengan aksi nyata dan bermanfaat. Beliau bukan tipe basa basi, tapi tipe Pekerja. Karena itulah, tentu saya bahagia, proyek proyek seperti Pelabuhan Tanjung Batu yang tak kunjung beroperasi. Padahal, pansus DPRD telah selesaikan Perda pembentukan Badan usaha pelabuhan PT.Pelabuhan Tanjong Batu Belitong sebagai dasar /syarat operasional.
Jika  diresmikan Beliau Pak Jokowi, maka mulailah investasi akan mengucur ke pelabuhan tersebut. Dengan begitu, diharapkan akan menjadi salah satu gerbang bagi poros kemaritiman yang Beliau bangun bersama jajaran di Kementerian terkait.
Selain itu, yang tak kalah penting akan sangat menunjang tol laut yang menjadi program beliau. Pelabuhan juga akan menjadi salah satu faktor penentu derajat inflasi daerah dan nasional. Pelabuhan Tanjung Batu letaknya super strategis. Jika dibangun dengan masterplan yang tepat akan bisa bersaing dengan Singapura.
Proyek lain adalah PLTU Suge, dengan daya 2×16,5 MW yang tidak kunjung menyelesaikan krisis ketenagalistrikan Belitung, karena tidak juga resmi beroperasi. Mudah-mudahan Beliau mau mampir juga melihat PLTU ini dan langsung mengambil sikap segera dukung operasinya.  
Masyarakat Belitung akan berterimakasih, karena secara psikologi sudah terganggu pemadaman listrik bergilir. Lantas, secara ekonomi sangat dirugikan baik skala kecil ataupun menengah, baik yg sudah ada atau yang potensi berinvestasi nantinya.
Proyek ketiga adalah, harapan agar Bandara HAS.Hanandjoeddin menjadi bandara internasional. Cita-cita ini dengan dimulainya pembangunan perluasan bandara tersebut akan menjadi investment guarantee bagi kalangan usaha dan pariwisata. Jadi, akan menjadi pintu akses Belitong dari dan ke dunia luar semakin terbuka.
Proyek keempat adalah diberikannya kesempatan menuju Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata di kawasan pantai utara Belitung. KEK ini akan menjadi alternatif yang sangat menjanjikan dan telah membuktikan hasilnya adalah pariwisata. Karena itu, jika KEK ini terwujud, saya optimis kesejahteraan publik belitung juga akan tercapai dengan lebih cepat.
Proyek kelima adalah Depo Bahan Bakar Minyak dan Gas. Ini adalah solusi ketersediaan energi bagi pembangunan dan konsumsi publik yang makin hari akan terus meningkat.
Selain kelima proyek utama, masih ada beberapa proyek lain yang akan menjadi mata rantai tak terpisahkan.
Jadi, Selamat datang Pak Jokowi dan Para Menteri Menteri. Kami yakin “Kerja” Bapak dan jajaran akan membawa manfaat positif bagi kami di Belitung. Dan kami pemerintahan daerah akan sinergis membangun daerah dengan telah dibukanya kebuntuan yang selama ini kami alami demi masyarakat kami. Terimakasih Pak Jokowi!
*)Wakil Ketua DPRD Kab. Belitung.