Jual Minol, Rumah Abu Digerebek Polisi

Polisi berpakaian preman saat mengamankan minol di Tanjung Binga, Selasa (14/5) malam.

Polisi berpakaian preman saat mengamankan minol di Tanjung Binga, Selasa (14/5) malam.

*Operasi Pekat, Sejumlah THM Karaoke Tutup

RajaBackLink.com

belitongekspres.co.id, TANJUNGPANDAN – Akibat menjual Minuman Beralkohol (Minol) di bulan suci Ramadan, rumah Abun di Jalan Tanjung Kelayang, Desa Tanjung Binga, digrebek Jajaran Polres Belitung, Selasa (14/5) malam.

Puluhan minuman haram berbagai merk kemasan botol dan kaleng ini merupakan temuan pada saat Jajaran Polres Belitung mengggelar Operasi Pekat (Penyakit Masyaraka) di wilayah Kecamatan Sijuk.

Kasat Narkoba Polres Belitung Iptu Naek Hutahayan mengatakan, saat jajarannya melakukan patroli, pihaknya mendapat laporan dari masyarakat mengenai adanya penjualan minol yang dilakukan oleh Abun.

Baca Juga:  Ahli Geologi: Itu Bukan Fenomena Gempa Bumi

Setelah mendapat informasi tersebut langsung dilakukan pengecekan di lokasi. Dan hasilnya ditemukan puluhan minuman haram tersebut. Lantas, polisi langsung melakukan pemeriksaan surat (dokumen).

“Dari hasil pemeriksaan, si penjual tidak memiliki izin dari instansi terkait. Sehingga barang akhirnya kita amankan dan membawanya ke Mapolres Belitung,” ujar Iptu Hutahayan.

Setelah membawanya ke Polres Belitung, polisi langsung melakukan pemeriksaan terhadap pemilik. Serta memberikan surat tanda penerimaan (STP) ke Abun, lantaran barang dagangannya disita.

Baca Juga:  Wings Air Terbangi Tanjungpandan - Bandung PP, Mulai 9 Agustus 2019

Sementara di tempat berbeda, pada saat Operasi Pekat Selasa malam, Polisi, Pol PP, PM TNI AD juga melakukan razia di tempat hiburan malam (THM) karaoke di Tanjungpandan. Pada saat razia, sejumlah tempat tutup.

Namun, hanya satu yang beroperasi. Yakni di GTV. Meski begitu, suasana di lokasi terpantau sepi. Sebab, pihak manajemen tempat karaoke tersebut hanya melayani tamu hotel selama bulan puasa.

“Kita sudah buat himbauan di pintu masuk. Selain pengunjung hotel dilarang masuk. Saat ini pengunjung yang datang ada satu room. Mereka merupakan tamu hotel asal luar Belitung,” kata salah pengelolah. (kin)

Tags:
author

Author: 

Leave a Reply