Kajari Beltim Pastikan TP4D Sudah Tidak Berlaku

by -
Kajari Beltim Pastikan TP4D Sudah Tidak Berlaku
Kajari Beltim, Abdur Kadir SH MH (tengah), dalam kegiatan Coffee Morning bersama awak media di Belitung Timur

belitongekspres.co.id, MANGGAR – Keberadaan Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D) di Kejaksaan telah dicabut berdasarkan Keputusan Jaksa Agung Nomor 345 tahun 2019 tertanggal 22 November.

“Keputusan ini berlaku sejak mulai ditetapkan, artinya ditetapkan tanggal 22 November sudah berlaku. Di atas 22 November sudah tidak ada lagi TP4D,” ungkap Kepala Kejaksaan Negeri Belitung Timur, Abdur Kadir SH MH, saat berdialog bersama wartawan di Kabupaten Beltim, Kamis (12/12) kemarin.

Kajari yang baru menjabat satu bulan ini juga menyatakan, seluruh Kejaksaan telah menerima salinan putusan tersebut. Penyebutan lain atau pembentukan struktur baru sebagai pengganti TP4D, sejauh ini juga belum ada. Bahkan memperkuat putusan Jaksa Agung nomor 345, Kejaksaan Agung telah mengeluarkan Keputusan nomor 7 tahun 2019 tentang pelaksanaan keputusan dimaksud.

“Kalau TP4, tidak ada lagi. Oleh Keputusan Jaksa Agung nomor 7 tahun 2019 tentang pelaksanaan keputusan Jaksa Agung nomor 345, ada beberapa item instrumen di sini,” kata Kadir.

“Kita juga menunggu surat petunjuk, kenapa dicabut, apakah bentuk lainnya tentu kita tidak bisa memberikan keterangan. Tentu kita minta waktulah untuk bisa membahasnya,” imbuhnya.

Kajari menegaskan, keputusan Jaksa Agung tidak berlaku surut terhadap proyek-proyek yang sebelumnya dalam pengawasan TP4D. Karenanya ia mempersilahkan jika ada para pihak yang hendak melaporkan temuan atau kejadian menyimpang dari ketentuan dalam pekerjaan.

“Peraturan tidak berlaku surut. Yang sudah dikerjakan ya sah, ke depannya bagaimana. Setelah tanggal 22 November kita tidak dampingi. Tidak ada masalah. Yang punya kegiatan kan mereka, kalau kita hanya regulasi saja. Kalau ada menyimpang, laporkan saja ke kita. Nanti kita kaji,” tukasnya.

Editor: Subrata
Reporter: Muchlis Ilham