Kakek 61 Tahun Ini Bobol Gudang Kebun Sahang di Buluh Tumbang

by -
Kakek 61 Tahun Ini Bobol Gudang Kebun Sahang di Buluh Tumbang
Aparat kepolisian saat menunjukkan barang bukti yang dicuri tersangka, Selasa (23/6).

Diringkus Polisi Bersama Rekannya
Mencuri Karena Desakan Ekonomi

belitongekspres.co.id, TANJUNGPANDAN – WM, kakek 61 tahun terpaksa harus mendekam di balik jeruji besi. Pasalnya, pria yang berdomisili di Air Mungkui ini ditangkap jajaran Reskrim Polres Belitung lantaran membobol gudang kebun Sahang milik Kasbiran di Jalan Padat Karya, Desa Buluh Tumbang, Jumat (18/6) lalu.

Dalam aksinya, ia tidak sendirian. Melainkan dibantu rekannya yakni MM (28). Keduanya berhasil diamankan Satreskrim Polres Belitung Senin (22/6) di kediaman WS yang tak jauh dari tempat kejadian perkara (TKP). Sekarang keduanya sudah ditetapkan sebagai tersangka.

Kasatreskrim Polres Belitung Iptu Chandra Satria Pradana mengatakan, penangkapan kedua pelaku berawal saat SR karyawan kebun melaporkan kejadian tersebut ke Kasbiran. Dia memberitahukan bahwa barang-barang yang ada di gudang kebun bosnya itu hilang.

Adapun barang yang hilang seperti dinamo las, satu unit mesin air, mesin pemotong besi dan juga selang air. Saat itu SR hendak pergi ke kebun Kasbiran. Setiba di lokasi, ia melihat barang yang biasa digunakan untuk bekerja sehari-hari sudah tidak ada.

Dia juga melihat suasana lokasi khususnya di gudang sudah berantakan. Mengetahui hal itu, SR langsung menelpon Kasbiran dan melaporkan kejadian yang ada di kebun lada tersebut. Hingga akhirnya keduanya melaporkan SPKT Polres Belitung, akhir pekan lalu.

“Setelah mendapat laporan dari korban, kami mendatangi lokasi dan melakukan olah TKP. Dari hasil olah TKP, memang benar barang yang hilang, disebabkan lantaran adanya tindak pidana pencurian,” kata Iptu Chandra kepada Belitong Ekspres, Selasa (23/6).

Tindak pidana pencurian dipastikan saat jajaran Satreskrim melakukan olah TKP menemukan beberapa barang yang rusak. Seperti gembok. Selain itu juga ada pintu gudang yang ada di kebun juga mengalami kerusakan, akibat dibobol oleh pelaku.

Mengetahui hal tersebut, Satreskrim Polres Belitung langsung melakukan pencarian (pengejaran) pelaku. Hingga akhirnya polisi mendapat petunjuk, bahwa diduga pelakunya adalah WM dan MM.

“Usai mendapatkan informasi dari masyarakat, keduanya berhasil diamankan. Dari tangan kedua pelaku, polisi mengamankan barang bukti yang di curi, seperti mesin dan selang,” ungkapnya.

“Pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka. Atas perbuatannya keduanya dijerat dengan Pasal 363 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) Tentang Pencurian. Ancaman hukuman lima tahun penjara,” pungkas Iptu Chandra.

Sementara itu, WM mengakui perbuatannya. Dia nekat melakukan perbuatan tersebut lantaran desakan ekonomi. Sebab, pada saat pandemi Covid-19 ia sepi job sebagai pengepul barang bekas.

“Selama Covid-19 pendapatan kami menurun. Sehingga kami terpaksa untuk mencuri,” kata WM diiyakan MM di Polres Belitung. (kin)

Editor: Yudiansyah