Kakek Tega Hajar Istri

by -

*Setelah Ajakan Berhubungan Badan Ditolak

TANJUNGPANDAN-Ada-ada saja. Menolak diajak hubungan suami istri, seorang kakek berusia 66 tahun, Marwari, tega menganiaya istrinya sendiri hingga babak belur. Akibat, ulah kakak ini, istri korban yang diketahui bernama Rosina (60), dilarikan ke rumah sakit.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Belitong Ekspres menyebutkan, pada saat itu, Kamis (3/9) malam, pelaku diajak korban melakukan hubungan badan. Namun, Rosina menolak dengan alasan malu, lantaran sudah tua.
Entah setan apa yang merasuki jiwa Marwari, sehingga ia tega mengajar istrinya dengan mengunakan tangan. Tak puas menghajar istrinya pakai tangan, lantas Marwari mengambil kayu dan kawat untuk memukul istrinya.
Anak korban, yang mengetahui hal tersebut langsung melerai kedua orang tuanya yang berseteru. Setelah itu, ia membawa ibunya ke RSUD Marsidi Sujodo untuk mendapat perawatan intensif, dan keesokan harinya dia melaporkan ke Polres Belitung.
Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak Polres Belitung Brigadir Lartha seizin Kapolres Belitung AKBP Candra Sukma Kumara membenarkan adanya peristiwa tersebut. Dikatakan Brigadir Larta, saat ini pelaku sudah diamankan.
“Kami sudah melakukan pemeriksaan terhadap pelaku maupun korban. Dari keterangan pelaku, dirinya melakukan perbuatan tersebut lantaran jengkel. Sebab, si istri tidak menuruti keinginan suami,” ujar Brigadir Lartha kepada Belitong Ekspres, Rabu (9/9) kemarin.
Dari pengakuan korban, ia membenarkan apa yang dikatakan dari suaminya. Menurutnya, dia menolak melakukan hubungan suami istri ini lantaran malu. Sebab, wanita berusia 60 tahun ini merasa sudah tua.
“Alasan lain, korban malu melakukan hubungan tersebut lantaranya anaknya sudah besar. Akibat perbuatannya, korban mengalami luka lebam dan luka sobek pada bagian wajah,” kata wanita berjilbab ini.
Lebih lanjut Brigadir Lartha menambahkan, saat ini barang bukti berupa baju dan celana korban sudah diamankan. Selain itu, polisi juga mengamankan kawat yang digunakan pelaku untuk menganiaya istrinya ini.
“Untuk kayu yang digunakan memukul korban, Masih belum ditemukan. Menurut pengakuan pelaku, usai melakukan pemukan ini, ia membuang kayu tersebut. Dan dia lupa bentuk kayu itu,” tambahnya.
Proses hukum tetap berlanjut. Pelaku dijerat Pasal  44 ayat 1 Undang-undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang, kekerasan dalam rumah tangga. “Ancaman hukuman lima tahun penjara,” pungkasnya. (kin)