Kamp TI Desa Air Putih Diwarning

by -

MUNTOK – Penjabat Kepala Desa Air Putih Romadi memberikan peringatan tegas kepada pemiliki kamp-kamp (pondok, red) TI Apung yang ada di kawasan Hutan Lindung Pantai (HLP) Desa Air Putih Kecamatan Muntok. “Secara lisan himbauan tersebut telah saya sampaikan berulang-ulang kali, dan tertulis pun telah kita sampaikan juga,” ungkap Romadi kepada sejumlah wartawan, Rabu (16/9).
Dikatakannya himbauan tersebut ia sampaikan karena banyaknya laporan dan keluhan dari masyarakat khususnya masyarakat Desa Air Putih. ”Masyarakat saya banyak mengeluh, dengan adanya aktivitas TI apung di wDusun IV Jungku dan Dusun V Selindung, terutama keluhan tersebut dirasakan langsung oleh para nelayan yang biasa melakukan aktivitasnya disekitar perairan laut kedua dusun tersebut, dengan adanya aktivitas TI apung tersebut tangkapan nelayan menjadi berkurang,” kata dia.
Selain dari pada itu, disekitar lokasi kamp TI tersebut banyak ditemukan kotoran manusia, belum lagi kamp TI yang didirikan oleh para aktivitas penambang TI apung ini berada di kawasan hutan yaitu HLP. Tentunya tidak aktivitas apapun di HLP, bahkan pihak Dinas Kehutanan pun telah menghimbau untuk mengosongkan aktivitas di HLP Desa Air Putih. “Tapi sekali lagi himbauan baik dari Pemerintah Desa maupun Dinas Kehutanan Pemkab Babar tidak dihiraukan sama sekali oleh pemilik Kamp TI apung,” ungkap Romadi.
Ia menegaskan, dengan adanya himbaun tertulis yang disampaikan oleh Pemerintah Desa Air Putih per tanggal 15 September 2015 kemarin, diharapkan para pemiliki kamp TI Apung segera untuk membongkar pondok-pondok TI yang ada wilayah HLP Desa Air Putih khususnya Dusun IV Jungku dan Dusun V Selindung paling lambat Rabu (23/9) mendatang. “Kita kasih batas waktu sampai 23 September 2015, kalau sampai batas waktu yang telah ditentukan masih ada aktivitas, maka kita minta bantuan pihak yang berwenang untuk melakukan penertiban,” tegas Romadi.(ray)