Kapal Disapu Ombak, 1 Tewas

by -
Tim Gabungan saat mengangkat mayat korban dari kapal motor karet untuk dibawa ke darat.

*4 Rekan Korban Selamat,  Mayat Ditemukan Tim Gabungan

Tim Gabungan saat mengangkat mayat korban dari kapal motor karet untuk dibawa ke darat.

TANJUNGPANDAN-Seorang lelaki diketahui bernama Bujang (43) warga Desa Mentigi, Kecamatan  ditemukan tewas mengapung di Perairan Pelabuhan Fut Lion atau sekitar ½ mil laut di laut Desa Mentigi, Kecamatan Membalong, Minggu (24/4) kemarin sekitar pukul 08.00 WIB.  Korban ditemukan oleh Tim Gabungan Basarnas, Polaair, BPBD, Polsek Membalong, Tagana dibantu masyarakat sekitar.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Belitong Ekspres menyebutkan, sebelumnya korban bersama empat rekanya yakni Riko (30), Hazeni (45), Hardi (40) dan Awui (40) janjian bertemu di tempat tersebut untuk mencari ikan Bebulus, Sabtu (23/4) siang.
Setelah melakukan perjalan hingga sore hari mereka menuju tengah laut. Namun, secara tiba-tiba ombak besar menerjang kapal tersebut. Akibatnya, kapal terbalik dan kelima orang itu terjatuh di tengah laut.

Empat orang berhasil menyelamatkan diri yakni Riko (30), Hazeni (45), Hardi (40) dan Awui (40). Namun, malang nasib yang menimpa Bujang, almarhum terseret ombak dan saat itu menghilang dan tidak ditemukan.

Setiba di darat korban-korban ini melaporkan ke Polsek Membalong untuk meminta pertolongan. Mengetahui hal tersebut Jajaran Polsek Membalong menginfokan ke Polair Polres Belitung, Basarnas Belitung dan Pos TNI AL.

Pencarian sempat dihentikan, lantaran kondisi saat itu sudah larut malam. Esok harinya, tim gabungan ini melakukan penelusuran di lokasi. Alhasil korban berhasil ditemukan sekitar dua kilo dari titik terbalikya kapal itu.

Kapolsek Membalong AKP Robby Ansyari mengatakan, jajarannya beserta instansi terkait sudah melakukan pencarian dan hasilnya korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Kata Kapolsek Membalong, kronologis kejadian saat terbaliknya kapal itu, empat rekan korban berhasil menyelamatkan diri dengan cara berenang di hingga ke tepi pantai. Sedangkan korban tak bisa berenang.

“Ini murni kecelakaan. Tidak ada indikasi kesengajaan dalam peristiwa ini. korban murni meninggal lantaran tenggelam dan terbawa aruh,” kata AKP Robby Ansyari kepada Belitong Ekspres, Minggu (24/4) kemarin. (kin)