Kapal Palembang-Belitung Tenggelam

OYO 399 Kelayang Beach Hotel

// 5 Selamat, 1 ABK Dalam Pencarian

PANGKALPINANG – Lima awak KLM Jaya Baru selamat usai tenggelam di sebelah barat perairan Mendanau, tadi malam (12/2) sekitar pukul 18.30 WIB. Kasi Operasi Basarnas Babel Andri Andi dihubungi tadi malam membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, kapal tenggelam dikoordinat 02 54 633 S 107 18 491 E. Kapal tersebut mengakut sembako rute Palembang-Belitung. “Ya benar ada kapal yang tenggelam di sekitar perairan Mendanau. Tepatnya 3 mil sebelah barat dari Pulau Mendanau,” kata Andri.
Menurutnya, kelima penumpang berhasil diselamatkan oleh KM Nurul Nadia yang melintas. “Total ada 6 orang. Lima selamat, satu sedang dilakukan pencarian,” ucapnya. Adapun korban selamat yakni Heri (nahkoda), Nuri (kkm), Amin (juru mudi), Wandi (koki), dan Imran (juru mudi). “Sedangkan Rusli yang merupakan ABK masih dalam pencarian,” jelasnya.
Saat ini masih menurut Andri, kelima awak yang selamat sedang dalam perjalanan ke Pulau Liat, pulau yang terdekat dari lokasi kejadian.
Dibagian lain, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kota Pangkalpinang, meminta wisatawan yang berlibur ke pantai mewaspadai gelombang pasang air laut mencapai ketinggian lebih dari dua meter pada hari ini (13/2). “Berdasarkan pantauan BMKG, gelombang pasang tersebut berpotensi terjadi antara lain di Membalong, Kabupaten Belitung dengan kecepatan angin mencapai lebih dari 25 kilometer per jam,” kata Staf Koordinator Unit Analisis pada Kantor BMKG Pangkalpinang, Akhmad fadholi, Kamis (12/2).
Pihaknya mengimbau agar pengunjung pantai lebih meningkatkan kewaspadaan dengan perubahan cuaca di perairan ini apalagi keadaan pantai yang terhubung langsung ke laut lepas. “Bagi masyarakat yang berkunjung ke pantai diharapkan tidak mandi atau berenang di pantai mengingat kondisi pasang air laut yang tinggi bisa membahayakan keselamatan,” terangnya.
Ia menyebutkan, ketinggian pasang air laut di perairan Babel lainnya yakni di Kabupaten Bangka mencapai 1,98 meter, Belinyu 1,17 meter dan Kabupaten Bangka Selatan 1,97 meter. Selanjutnya, Kabupaten Bangka Barat dengan ketinggian pasang air laut mencapai 1,15 meter dan Kabupaten Belitung Timur 1,87 meter.
Sementara itu, kata Akhmad, gelombang tinggi juga berpotensi terjadi di sejumlah jalur pelayaran di Babel dengan ketinggian mencapai hingga tiga meter. “Ketinggian gelombang tersebut berpotensi terjadi di perairan Utara Bangka, selat Gelasa, Selatan Bangka dan selat Karimata bagian utara disertai angin kencang dengan kecepatan mencapai 40 kilometer per jam,” imbuhnya. Fadholi menambahkan, ketinggian gelombang di jalur pelayaran Babel lainnya yakni di selat Bangka mencapai 1,5 hingga dua meter disertai angin dengan kecepatan berkisar antara 14-35 kilometer per jam.(rul/ant/rb)

Baca Juga:  Davitri : PAW Deddy Kewenangan DPRD dan Gerindra

Rate this article!
Tags:
author

Author: