Kapal Pengangkut 9.520 LPG 3 Kg Tenggelam Dalam Perjalanan ke Belitung

by -
Kapal Pengangkut 9.520 LPG 3 Kg Tenggelam Dalam Perjalanan ke Belitung
Jajaran Satpolairud Polres Bangka Tengah, berhasil menyelamatkan sebagian LPG 3 Kg.

belitongekspres.co.id, TANJUNGPANDAN – Kapal Layar Motor (KLM) Surya Bahari Tanjung yang mengangkut sebanyak 9.520 tabung LPG ukuran 3 Kg dari Pelabuhan Pangkal Balam menuju Tanjungpandan, Belitung tenggelam akibat dihantam cuaca buruk.

Berdasarkan data yang berhasil dihimpun Harian Belitong Ekspres (Babel Pos Grup), diduga kapal tersebut karam di Perairan Bangka Tengah (Bateng), pada posisi koordinat 02’25’230″S, 106’34’130″E, Selasa (22/12) dini hari.

Awalnya kapal tersebut berangkat dari dermaga Acun Pangkal Balam menuju Tanjungpandan. Setiba di lokasi, cuaca tidak bersahabat. Akhirnya, kapal berbobot 20 gross ton ini diterpa ombak setinggi kurang lebih 2,5 meter dan angin sangat kencang. Akibatnya, membuat kapal pengangkut LPG ini tenggelam.

Setelah beberapa menit kapal tenggelam ABK dan nahkoda menurunkan rakit. Lalu mereka berusaha menghubungi KM Surya Hasil Laut 2 yang saat itu melintas di lokasi tersebut. Hingga akhirnya KM Surya Hasil Laut 2 datang ke lokasi, lalu melakukan evakuasi dan membawanya ke Tanjungpandan.

Kasatpolairud Polres Bangka Tengah, Iptu Eddy S, yang berhasil dihubungi Belitong Ekspres membenarkan adanya kejadian kecelakaan laut tersebut. Kata dia, lokasi tenggelamnya kapal pengangkut LPG itu masuk wilayah hukum Bangka Tengah.

“Kecelakaan kapal pengangkut LPG 3 Kg masuk wilayah kami. Dalam peristiwa ini tidak ada korban jiwa. Semua orang yang ada di kapal tersebut selamat,” kata Iptu Eddy saat dihubungi Belitong Ekspres, tadi malam.

Saat ini lanjut Eddy kabarnya korban ABK KLM Surya Bahari Tanjung sudah berada di Tanjungpandan. Sebab, setelah terjadinya kecelakaan tersebut, mereka meminta bantuan kepada kapal yang melintas di lokasi kejadian.

Dia melanjutkan, adapun tindakan dari Satpolairud Polres Bangka Tengah langsung mendatangi lokasi. Yakni melakukan evakuasi. Namun, hanya ribuan LPG yang bisa diselamatkan. “Kita sudah evaluasi ribuan LPG. Evakuasi ini dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya penjarahan terhadap gas tersebut,” pungkasnya.

Sementara itu, Petugas Keselamatan Berlayar, Penjagaan dan Patroli KSOP Kelas IV Tanjungpandan Harsyah Fadli, juga membenarkan adanya kejadian kapal pengkut LPG 3 Kg yang tenggelam di perairan Bangka Tengah.

“Kapal Surya Bahari Tanjung berbobot lebih dari 20 gross ton yang membawa ribuan tabung LPG mengalami kecelakaan sekitar pukul 03:00 WIB dini hari tadi, yang mengakibatkan kapal tersebut tenggelam,” katanya seperti dilansir dari Kantor Berita Antara, Selasa kemarin.

Menurut dia, kapal tenggelam karena angin kencang yang bertiup dari arah utara barat laut. Pada saat itu disertai gelombang besar dengan ketinggian mencapai 2,5 meter yang tiba-tiba menghantam kapal tersebut.

Akibat gelombang tersebut, air laut langsung masuk ke dalam kapal. Sehingga nahkoda kapal berinisiatif membuang haluan ke bagian kanan atau mengikuti ombak sambil membangunkan 4 orang ABK yang sedang tertidur.

“Kapal diterjang ombak dan angin kencang pada pukul 02:10 WIB. Kemudian pada pukul 02:40 WIB kondisi kapal sudah dipenuhi air laut dan membuat kapal tenggelam,” terang Fadli sapaan karibnya.

Setelah beberapa menit kapal tenggelam ABK dan nahkoda menurunkan rakit yang tersedia pada kapal tersebut sambil berusaha menghubungi KM Surya Hasil Laut 2 yang kebetulan melintas di lokasi tersebut untuk meminta pertolongan. (kin/ant)