Kapolres Belitung Ajak Tingkatkan Komunikasi

by -
Kapolres Belitung AKBP Sunandar

*Agar Permasalahan di Tengah Masyarakat Dapat Diselesaikan

foto A. Kapolres Belitung AKBP Sunandar - Copy
Kapolres Belitung AKBP Sunandar saat diwawancarai wartawan usai melakukan tatap dengan muka Wartawan, LSM, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat, di Pondok Kelapa Resto.

TANJUNGPANDAN-Kepala Kepolisian Resort (Kapolres)Belitung AKBP Sunandar SIK mengajak seluruh elemen masyarakat Belitung meningkatkan komunikasi dan silaturahmi. Melalui cara itu, banyak persoalan yang sedang terjadi maupun masih berupa potensi masalah, dapat diselesaikan dengan cepat, aman dan  damai, namun tetap berpegang pada ketentuan hukum.

Dengan demikian, kedepan akan terjadi percepatan pembangunan di Kabupaten Belitung, yang merupakan sebagai tujuan wisata unggulan di Indonesia. Dalam menjalankan tugas, pihaknya juga siap mendukung Pemda dalam pembangunan KEK Pariwisata Tanjung Kelayang, khususnya dalam menjaga keamanan dan kenyamanan wisatawan.

Hal itu disampaikan AKBP Sunandar pada acara Tatap Muka Kapolres Belitung bersama Wartawan, LSM, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat dalam  rangka Community Policing, di Restoran Pondok Kelapa, Tanjungpandan, Sabtu (28/5) malam lalu.

“Intinya adalah komunikasi. Apapun permasalahan di tengah-tengah masyarakat pasti dapat diselesaikan dengan komunikasi yang baik dan sehat,” kata Sunandar yang baru menjabat Kapolres Belitung pada 12 Mei lalu.

Menurut mantan Kasat PJR Ditlantas Polda Babel ini, komunikasi harus  dibangun secara horisontal dan vertikal. Secara horisontal yaitu komunikasi di antara individu ataupun kelompok masyarakat. Sedangkan vertikal yaitu antara masyarakat dengan seluruh jajaran Muspida Belitung.

Komunikasi tersebut, lanjut Sunandar, juga harus dibangun secara sehat dan dewasa. Artinya setiap pihak dapat memberikan dan mau menerima masukan, bahkan kritik yang membangun.

“Selama untuk kemajuan Belitung termasuk terkait dengan pengembangan KEK Pariwisata, kami (Polres Belitung) siap mendukung dan berkomunikasi dengan berbagai elemen masyarakat,” ujar Sunandar.

Pada kesempatan tatap muka tersebut Kapolres juga mengajak seluruh eleman masyarakat dan pemangku kepentingan untuk bersinergi mencegah sekaligus mengeliminir gangguan Kamtibmas. Caranya, dengan segera melaporkan atau mengkomunikasikan potensi gangguan Kamtibmas itu ke pihak kepolisian.

“Kami siap menerima laporan dan menindak segala sesuatu yang berpotensi negatif dan dapat menggangu Kamtibmas di Belitung,” katanya.
Ia menambahkan, dalam penegakan hukum pihaknya juga tetap berpegang teguh pada aturan berlaku. Oleh karenanya, ia mengajak seluruh masyarakat mematuhi hukum dan menjadikan hukum sebagai panglima tertinggi di indonesia.

“Sekali lagi mari kita bersinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Laporkan bila melihat gegala-negatif di lingkungan masyarakat. Dan mari kita diskusikan sama-sama persoalan tersebut,” ajak AKPB Sunandar.

Menanggapi langkah Sunandar mengajak seluruh elemen masyarakat meningkatkan komunikasi dan silaturahmi, Praktisi Komunikasi Reinhard Nainggolan berpendapat, langkah tersebut harus diapresiasi dan disambut secara positif.

Menurutnya, tidak banyak pejabat yang sungguh-sungguh menyadari arti penting komunikasi dan mau membuka diri untuk berkomunikasi dengan masyarakat.

“Keterbukaan dan ajakan Kapolres Belitung yang baru untuk meningkatkan komunikasi dan silaturahmi tentu harus diapresiasi dan disambut secara positif, karena akan memberikan dampak positif yang luas dalam berbagai aspek kehidupan bermasyarakat, termasuk dalam percepatan pembangunan Belitung sebagai Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata,” kata Reinhard yang berprofesi sebagai Konsultan Komunikasi Politik dan Ekonomi di Jakarta, yang sedang berada di Tanjungpandan, Belitung.

Reinhard menambahkan, ajakan Sunandar meningkatkan komunikasi dan silaturahmi tersebut juga selaras bahkan  merupakan roh dari konsep Community Policing yang belakangan semakin digalakkan Polri dalam peningkatan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas). Pada masa Komjen (Purn) Oegroseno sebagai Wakapolri, konsep ini ditekankan sebagai upaya peningkatan kerjasama antara polisi dan masyarakat dalam meningkatkan Kamtibmas.

Community Policing merupakan filosofi pembinaan Kamtibmas yang berbasis komunitas atau masyarakat, berfokus pada pemecahan masalah secara proaktif dan kreatif, yang berujung pada peningkatan kualitas hidup masyarakat.

“Konsep ini baru akan berjalan jika terjalin komunikasi yang sehat dan produktif antara berbagai elemen masyarakat atau pemangku kepentingan. Karena itu ajakan Kapolres Belitung  yang baru untuk meningkatkan komunikasi patut diapresiasi dan disambut positif,” tandas Reinhard. (yud)