Kapolres: Bertugas di Beltim Sangat Mengesankan

by -

*Pengalaman  Luar Biasa, Penuh Kebersamaan dan Kekeluargaan

BERPAMITAN: Kapolres Beltim, AKBP.Nugrah Trihadi, S.ik dengan Bupati Beltim, Yuslih dan Wakil Bupati Beltim, Burhanudin serta pejabat forkominda juga kepala SKPD Beltim, di ruang Bupati Beltim, Selasa (3/5) kemarin.
BERPAMITAN: Kapolres Beltim, AKBP.Nugrah Trihadi, S.ik dengan Bupati Beltim, Yuslih dan Wakil Bupati Beltim, Burhanudin serta pejabat forkominda juga kepala SKPD Beltim, di ruang Bupati Beltim, Selasa (3/5) kemarin.

MANGGAR – Sebelum berpindah tugas di tempat yang baru, Kapolres Belitung Timur (Beltim), AKBP, Nugrah Trihadi, S.ik, berpamitan dengan Bupati dan Wakil Bupati Beltim. Ia pun berpamitan dengan mendatangi Kantor Bupati Beltim, Selasa (3/5) kemarin.

Meski tinggal menghitung hari di Kabupaten Beltim ini, Kapolres sepertinya tak mau hilang dan meninggalkan suasana kebersamaan dengan Bupati, Wakil Bupati dan forkominda yang ada di Beltim.
Di ruang Bupati Beltim, Kapolres bersalaman dengan sejumlah pejabat dan forkominda serta juga wartawan. Kapolres nampak tak sendiri, juga didampingi oleh Wakil Kapolres Beltim, Kompol. Dadang K, serta jajaran perwira Polres Beltim lainnya.
Diketahui perpindahan Kapolres ini karena mendapatkan mandat dari Kapolri untuk berpindah tugas dari Kapolres Kabupaten Beltim, Polda Babel menjadi Kapolres Gunung Kidul, Polda DI Yogyakarta.

AKBP.Nugrah Trihadi,S.ik menjabat sebagai Kapolres Beltim selama 18 bulan atau satu setengah tahun lalu. Di Beltim Kapolres sangat merasakan kebersamaan dan penuh kekeluargaan.

“Beltim ini, bagi saya adalah pengalaman luar biasa, dan sangat mengesankan,” ungkap, AKBP. Nugrah Trihadi, S.ik saat ditemui Belitong Ekspres, Selasa (3/5) kemarin.

Menurutnya karakter kota, masyarakat, adat budaya yang ada di Beltim sangat menunjung tugas kepolisian. Karakter yang dimaksud adalah karakter masyarakat mudah diajak diskusi, mencermati situasi Kamtibmas di Beltim sendiri.

“Karakter itu sangat membantu kami, sebagai Polisi. Saya berharap kedepan, kabupaten Beltim, di bawah kepemimpinan Pak Yulsih dan Pak Aan akan ada terobosan kreatif pemerintah daerah untuk bisa mengubah mindset masyarakat. Selama 18 bulan, saya mencoba mengamati pola pikir masyarakat di warung kopi. Rata-rata mereka hanya berpatokan pada tambang, tambang, dan tambang,” katanya.

Menurutnya, pertambangan hanya bermanfaat bagi segelintir orang saja. Sinergitas pemerintah daerah dan Forkominda dapat mengubah mindset ini agar tidak bergantung pada satu bidang saja.

“Bisa ke perkebunan. Bisa ke industri kreatif dan sebagainya. Satu mimpi saya, mudah-mudahan ada investor,  yang mau membuat pabrik tapioka. Itu yang paling mudah menurut saya selama berada di sini,” lanjut Nugrah.

Menurut Bapak dari dua orang anak ini, merasa nyaman dengan  sinergitas antara forkominda dan seluruh lapisan masyarakat selama bertugas di Beltim.

“Yang jelas Beltim menempati tempat spesial di hati Saya,” sebut suami dari Ibu Novi Kusmawati Nugrah.

Rencananya pada 10 Mei ini, Nugrah akan melaksanakan sertijab di Kabupaten Gunung Kidul Polda DI.Yogyakarta. Selanjutnya tanggal 12 Mei, Nugrah akan melaksanakan sertijab di Polda Kepulauan Babel, dan rencana pisah sambut di Beltim akan dilaksanakan usai sertijab di Polda Babel, yakni pada tanggal 13 Mei.

“Saya berharap dukungan Pemda, forkominda,  dan seluruh lapisan masyarakat dapat mendukung pejabat Kapolres yang baru untuk mengelola situasi di Beltim dengan baik, aman, kondusif seperti yang kita harapkan dan rasakan selama ini,” tutup Nugrah. (feb)