Kapolres: Tutup Pabrik Arak

by -

Pol PP Dukung Polisi Tertibkan Pabrik Arak

TANJUNGPANDAN-Kapolres Belitung AKBP Candra Sukma Kumara mengatakan, polisi akan  menindak tegas terhadap produsen arak yang belakangan sering dikonsumsi masyararakat, khususnya anak muda. Karena itu, tak ada kata lain bagi polisi, kecuali tutup pabrik arak.
Demikian ditegaskan Kapolrs dalam menyikapi maraknya peredaran minuman keras jenis arak. Akibat pengaruh miras arak ini  seringkali terjadi tindak kriminal atau memicu kecelakaan fatal hingga korban meninggal dunia.
“Kami tidak main-main menanggani kasus minuman keras (miras) di Belitung.K kurang lebih dua bulan, Polres Belitung melakukan razia cipta kondisi (cipkon), mayoritas pemuda yang diamankan kedapatan mengkonsumsi miras jenis arak,’’ ujar Kapolres kepada Belitong Ekspres, Jumat (27/2) kemarin di ruang kerjanya.
Kapolres kembali menegaskan, dirinya akan mencari akar permasalahan banyaknya pemuda yang mabuk-mabukan dengan minum arak. Menurut Kapolres, penyebab terjadinya tindak pidana di Belitung salah satunya berawal dari minuman keras, khususnya jenis arak.
“Kami akan cari tahu, dimana lokasi pembuatan arak di Belitung. Serta akan mencari produsen arak di sini (Belitung,Red). Setelah itu, kami langsung akan menindak mereka, dan menutup pabrik-pabrik arak,” ujar Kapolres kepada Belitong Ekspres, Jumat (27/2) kemarin.
Kapolres menjelaskan, selama ini belum ada efek jera, bagi para pemuda yang tertangkap karena kedapatan pesta miras. Mereka setelah diamankan, lalu diberi pembinaan dan dibuatkan surat pernyataan, setelah itu dipulangkan.
“Itu masih belum ada efek jera. Bahkan mereka yang sebelumnya diamankan,  Kembali mengulangi perbuatannya. Lebih parah lagi, orang tua mereka malah menyalahkan polisi, karena menangkap anaknya yang sedang pesta miras,” katanya.
Untuk mengatasi hal tersebut, pemda harus membuat semacam panti rehabilitasi. Sehingga mereka yang diamankan diberi pembinaan selama beberapa hari. “Dengan cara tersebut, mereka yang diamankan akan kapok dan tidak akan mengulangi perbuatannya,” tuturnya.
Kapolres mengingatkan, dirinya akan menindak anggotanya jika ada yang bermain atau membekingi produsen maupun penjual arak tersebut. “Saya tidak main-main dalam hal ini, meski anggota, kami akan tindak,”  tandasnya.
Kapolres menambahkan, mengenai pemberitaan beberapa hari lalu, tentang kafe senang dijadikan pesta miras bagi kalangan remaja, Kapolres sudah menugaskan anggotanya untuk patroli di kawasan tersebut  hingga malam hari, jika perlu sampai dini hari.
“Anggota Lantas, Sabhara maupun Buser, mulai dari kemarin malam (Jumat dini hari,red) sudah mulai melakukan patroli. Dan anggota mendapatkan dua orang yang ketangkap tanggan mengkonsumsi minuman keras,” pungkasnya.

Senada dengan Kapolres, Kasatpol PP Kabupaten Belitung Alkar mengatakan, dirinya juga akan menindak tegas, pemilik pabrik arak di Belitung, yang menjalankan usahanya secara ilegal. “Dalam waktu dekat ini, kami akan melakukan razia terhadap pabrik miras yang tidak memiliki izin. Kami akan segel jika terbukti, target kami tidak memiliki  izin,” pungkasnya. (kin)