banner 728x90

Karaoke Tambek Bandel, Satpol PP Bakal Bertindak

Life at ease with amazing nature| Leebong island
Jajaran Polres Belitung saat menciduk pasangan muda-mudi sedang asik mengkonsumsi minuman beralkohol dan ngaibon di room tempat karaoke, Rabu (15/5) malam. Foto: Dok BE

Jajaran Polres Belitung saat menciduk pasangan muda-mudi sedang asik mengkonsumsi minuman beralkohol dan ngaibon di room tempat karaoke, Rabu (15/5) malam. Foto: Dok BE

*Jika Terbukti Melanggar, Akan Diproses!

belitongekspres.co.id, TANJUNGPANDAN – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Belitung bakal menindaklanjuti dan mengidentifikasi tempat karaoke Tambek, yang nekat beroperasi di bulan puasa meski tidak memiliki surat izin.

Sebelumnya jajaran Polres Belitung menciduk pasangan muda-mudi sedang asik mengkonsumsi minuman beralkohol dan ngaibon di room tempat karaoke tersebut. Saat itu polisi sedang operasi penyakit masyarakat (Pekat), Rabu (15/5) malam.

Tak hanya itu saja, di tempat yang sama jajaran Polres Belitung juga mengamankan beberapa krat minuman beralkohol yang diduga tidak memiliki izin penjualan.

Sekertaris Satpol PP Kabupaten Belitung Abdul Hadi menegaskan, jajaranya bakal menindaklanjuti hasil penertiban yang dilakukan oleh jajaran Polres Belitung. Sebab, hal tersebut berkenaan dengan Peraturan Daerah (Perda).

“Mereka menjalankan usahanya tanpa ada izin dan juga melanggar izin itu sendiri. Oleh sebab itu, mereka juga harus siap ditertibkan. Untuk itu kita akan berkoordinasi dengan pihak kepolisian,” tegasnya kepada Belitong Ekspres, Jumat (17/5) kemarin.

Menurut dia, hal itu berkaitan dengan Peraturan Daerah (Perda). Karenanya, dia akan melakukan identifikasi terkait proses penerbitan izin tempat usaha tersebut. “Kita akan cari tahu kenapa mereka menjalankan usahanya, apakah sedang proses perizinan atau memang sengaja melanggar,” ujar Abdul.

Abdul melanjutkan, terkait Tempat Hiburan Malam (THM) di Kabupaten Belitung, berdasarkan catatan dinas perizinan satu pintu tidak ada yang memiliki izin. Lantas, jika mereka masih membandel penertiban harus dilakukan secara terpadu.

Ditambahkannya, berkaitan dengan pelanggaran Perda, jajaranya akan menurunkan Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) untuk di proses di tingkat awal. Jika, ternyata terbukti melakukan pelanggaran, maka akan dilanjutkan ke tahap berikutnya.

“Setelah diadvisor dan ada pembuktian kuat, baru kita akan laporkan ke pihak penegak hukum baik Polres Belitung maupun Kejaksaan,” pungkas Abdul. (rez)

Tags:
author

Author: 

Leave a Reply