Dipicu Masalah Asmara dengan Istri Orang, Arja Tusuk Yusran Dengan Pisau

by -
Karena Masalah Asmara dengan Istri Orang, Arja Tusuk Arif Dengan Pisau
Penyidik Polres Belitung saat memeriksa tersangka Arja.

belitongekspres.co.id, TANJUNGPANDAN – Arja Kusuma (19) warga Tanjungpandan ini harus berurusan dengan pihak kepolisian. Pasalnya, dia diduga telah menusuk Yusran Arif (27), di Jalan Dokter Susilo, tepatnya depan SMA PGRI, Kelurahan Paal Satu, Rabu (11/3).

Akibat penusukan menggunakan pisau ini, korban mengalami luka di bagian pinggang sebelah kiri dan punggung belakang. Bahkan Yusran Arif sempat menjalani perawatan intensif di Klinik BMC Tanjungpandan.

Belum diketahui pasti motif utama pria itu menusuk korban. Namun berdasarkan informasi yang dihimpun Belitong Ekspres dari berbagai sumber, Arja diduga melakukan penusukan terhadap Yusran lantaran masalah asmara dengan istri korban.

Kasatreskrim Polres Belitung AKP Chandra Satria Adi Pradana membenarkan adanya peristiwa tersebut. Katanya, pihak korban sudah melaporkan secara resmi ke SPKT Polres Belitung. “Untuk penyebabnya pastinya, kita masih melakukan pemeriksaan,” kata AKP Chandra kepada wartawan.

Saat ini pihak kepolisian masih melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi. AKP Chandra menjelaskan, kronologis kejadian bermula saat ibu korban bernama Maita Sari mendapat telpon dari saudaranya. Dia menjelaskan anaknya telah ditusuk orang.

Mendengar informasi itu, Maita langsung menuju ke Klinik BMC Tanjungpandan. Maita pun sempat menanyakan terkait kejadian tersebut. Namun korban enggan menceritakan kronologis kejadian yang dialaminya.

Lantas, Maita menanyakan kepada teman anaknya bernama Eki dan Goceng. Lalu, teman korban menceritakan tentang kejadian yang sebenarnya. “Usai mendengar cerita dari temannya, ibu korban langsung melapor ke SPKT Polres Belitung. Saat ini kita masih melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi dan pelaku,” katanya.

Usai kejadian ini, pelaku diamankan oleh pihak kepolisian setelah diantar oleh keluarganya. Kemudian, pihak kepolisian memeriksa Arja. Sementara itu, istri korban Ana Arlianda (27) yang juga saksi dalam kasus ini membenarkan adanya kejadian penusukan itu.

Sebelum peristiwa ini terjadi, dia mendapat informasi dari temannya, bahwa Yusran telah berkelahi di Jalan Sriwijaya. Mendengar hal itu, dia langsung mendatangi lokasi. Setiba di lokasi, Ana menanyakan kepada temannya mengenai masalah pertengkaran itu. Lalu, rekannya menjawab mereka sudah pergi.

“Katanya, mereka pergi ke sekolah PGRI yang ada di kawasan Paal Satu. Akhirnya saya langsung menuju ke lokasi,” kata wanita yang eksis di Belitung dengan sapaan Giana ini.

Wanita berambut pirang asal Kebun Jeruk Tanjungpandan ini menjelaskan, setiba di PGRI dia melihat Arja Kusuma. Lalu ia menanyakan ke Arja, dengan siapa dia berkelahi. Lalu Arja menjawab berkelahi dengan Arif.

Tak lama kemudian, Arif datang bersama rekannya. Yakni Eki dan Reza. Ketika melihat Arif, pelaku mendatanginya hingga memukuli korban dengan menggunakan tangan. “Tidak lama kemudian, suami saya terjatuh dan menggeluarkan darah. Setelah saya lihat, ada tusukan di pinggang sebelah kiri,” jelasnya.

Usai melakukan penusukan terhadap Arif, Arja langsung meninggalkan korban. Setelah itu, Ana membawa Arif ke BMC Tanjungpandan untuk mendapat perawatan intensif. “Pukul 17.20 WIB, pihak rumah sakit membolehkan suami saya untuk pulang,” pungkasnya. (kin)